Palembang, Sumselupdate.com – Para pelaku pencopetan di kawasan pasar 16 Ilir Palembang, tak henti-hentinya melancarkan aksinya di tempat keramaian dan sangat meresahkan para masyarakat pembeli maupun pedagang.
Kali ini peristiwa pencopetan dialami korban bernama Dwi Unggul Setiawan (31), seorang pedagang kelapa dan beras ini kehilangan uang tunai sebesar Rp48 juta, usai jadi korban tindak pidana pencopetan di kawasan pasar 16 Ilir Palembang.
Tak terima uang Rp38 juta miliknya raib, membuat warga jalan Langgar, Kecamatan Sako Palembang ini pun, melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, pada Senin (8/12/2025) sore.
Dihadapan petugas kepolisian, korban Dwi menuturkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, saat dirinya berada di jalan Pasar 16 Ilir, Kelurahan 16 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I palembang.
“Pagi hari tadi pak kejadiannya, berawal saat saya dan istri dari jalur 14, habis jual beras hendak ke Palembang untuk membeli karpet. Kami ke pasar 16 Ilir, saat itu saya menggendong anak saya dan tas ransel saya dukung,” ungkapnya.
Baca juga : Duduk di Taman Usai Berolahraga, Mahasiswi Ini Baru Sadar Handphonenya Hilang Dicopet
Usai membeli karpet, lanjut korban, dirinya dan istri langsung menuju rumah sakit untuk melihat ibu yang sedang sakit. Namun betapa paniknya korban ketika hendak mengambil uang di dalam tas ransel miliknya, ternyata tasnya sudah terbuka.
“Uang Rp38 juta saya simpan di tas sudah hilang. Saya baru sadar, pasti uang saya di copet, karena tas sudah terbuka. Saya berharap atas laporan ini pelaku ditangkap pak, karena sudah meresahkan,” tutupnya penuh harap.
Baca juga : Beli Tas Koper di Pasar Cinde, HP dan Dompet Erika Dicopet
Sementara itu, Panit SPKT Polrestabes Palembang Ipda Kosasih, membenarkan adanya laporan korban terkait pencurian.
“Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang, untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelakunya,” pungkasnya. (**)











