Singapura, Sumselupdate.com – Tingkat partisipasi angkatan kerja Singapura menurun tipis pada 2025, yang mencerminkan populasi yang menua di negara tersebut, tetapi masih termasuk yang tertinggi di antara negara-negara anggota Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (Organization for Economic Cooperation and Development/OECD), ungkap Kementerian Tenaga Kerja Singapura dalam rilis awal angkatan kerjanya pada Jumat (28/11).
Tingkat partisipasi angkatan kerja pada warga berusia 15 tahun ke atas menurun untuk tahun keempat secara berturut-turut, dari 70,5 persen pada 2021 menjadi 68,2 persen pada 2024, dan kembali menurun menjadi 67,9 persen pada 2025. Namun, partisipasi di sebagian besar kelompok usia secara umum tetap stabil atau lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.
Kementerian itu menambahkan bahwa tingkat partisipasi keseluruhan Singapura tetap berada pada peringkat tinggi di antara negara-negara OECD, yang sebagian besar merupakan negara berpenghasilan tinggi seperti Singapura.
Di antara warga berusia 25 hingga 64 tahun, partisipasi perempuan meningkat selama satu dekade terakhir, naik dari 74,1 persen pada 2015 menjadi 80,5 persen pada 2025, sementara partisipasi laki-laki tetap tinggi mencapai 91,8 persen pada 2025.
Data rilis awal itu mencakup seluruh penduduk tetap per Juni setiap tahunnya, termasuk warga negara Singapura dan pemegang izin tinggal tetap. Kementerian tersebut menuturkan laporan final untuk 2025 akan dipublikasikan pada Januari 2026. (**)
Baca juga : Dampingi Presiden, Menteri Hukum RI Sambut Komitmen Singapura Soal Ekstradisi











