Polisi Ungkap Penyebab Kematian Siswa SMPN 26 Palembang, Ternyata Ini Pemicunya

Writer: - Kamis, 6 November 2025
Petugas Polsek Sukarami Palembang melakukan Olah TKP kematian siswa SMP Negeri 26 Palembang ditemukan tewas dalam kondisi tertelungkup di selokan belakang sekolah, Kamis (6/11/2025) pagi. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Palembang, Sumselupdate.com – Seorang siswa SMP Negeri 26 Palembang ditemukan tewas dalam kondisi tertelungkup di selokan belakang sekolah, Kamis (6/11/2025) pagi sekitar pukul 10.00 WIB, bertepatan dengan jam istirahat belajar.

Korban diketahui bernama Ibnu Nabil (13), warga Jalan Sukabangun II Soak Simpur, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang.

Saat ditemukan, tubuh korban sudah tidak bernyawa dengan sebagian tubuhnya tergenang air.

Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andriyan, S.Kom, mengungkapkan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban diduga terjatuh saat berusaha memanjat pagar belakang sekolah.

“Diduga korban terpeleset saat menyebrangi selokan yang cukup lebar, lalu kepalanya terbentur. Salah satu teman korban sempat melihatnya berdiri kembali, tetapi kemudian terjatuh lagi,” jelas Alex.

Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andriyan, S.Kom. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Sebelum kejadian, korban bersama tiga rekannya diketahui sempat keluar dari lingkungan sekolah untuk membeli jajanan di warung yang berada di belakang sekolah.

“Saat korban terjatuh, teman-temannya mengira tidak terjadi apa-apa dan kembali ke kelas karena jam pelajaran sudah dimulai. Namun, karena korban tak kunjung masuk kelas, mereka memutuskan untuk mengeceknya lagi,” kata Alex.

Saat itulah teman-temannya mendapati korban sudah tewas dalam posisi tertelungkup di selokan, berjarak sekitar lima meter dari lokasi ia terjatuh.

Korban sempat dibawa ke RS Bhayangkara Palembang, tetapi nyawanya sudah tidak tertolong. Setelah diperiksa, jasad korban langsung dipulangkan ke rumah duka di Jalan Sukabangun II Soak Simpur, Sukajaya, Kecamatan Sukarami.

Salah satu warga yang menemukan jasad korban mengatakan sempat melihat siswa lain berjalan dari arah belakang sekolah sebelum menemukan tubuh korban di dalam selokan.

“Pas kami lihat memang tidak bergerak, pakaiannya basah. Jadi kami laporkan ke pihak sekolah,” ujar saksi mata.

Polisi kini telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan kronologi pasti kejadian tersebut.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts