Palembang, Sumselupdate.com – Video keramaian di Pertashop Jalan Mayor Salim Batubara, simpang tiga Jalan Madang, Palembang, Rabu (17/9/2025) malam, viral di Instagram. Rekaman tersebut sempat dinarasikan sebagai aksi perampokan.
Dalam video, terdengar perekam menyebut, “telah terjadi perampokan di SPBU Pertashop skip.” Namun Kapolsek Kemuning, AKP Jailili SH, menegaskan kabar itu tidak benar.
“Bukan perampokan karena tidak ada barang yang hilang. Korban justru mengaku dianiaya, kepalanya dipukul dengan gagang senjata api,” jelas Jailili, Kamis (18/9/2025).
Korban penganiayaan diketahui bernama Andre (27), karyawan Pertashop sekaligus warga Lorong Rukun, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang.
Kanit Reskrim Polsek Kemuning, Ipda Andre Syahputra, menjelaskan korban saat kejadian berada seorang diri di mess kerja di belakang Pertashop.
“Pelaku mendobrak pintu mess, lalu berkata ‘kau inilah wong yo’, kemudian memukul pelipis kiri korban dua kali menggunakan senjata api revolver warna silver,” terangnya.
Setelah itu, pelaku kabur ke arah seberang jalan, di mana seorang rekannya sudah menunggu dengan sepeda motor.
“Pertashop itu sudah tutup selama dua hari, dan tidak ada barang yang hilang di mess,” tegasnya.
Korban kemudian membuat laporan polisi ke Polrestabes Palembang. Namun, proses penyelidikan terkendala karena CCTV Pertashop rusak, sementara rekaman kamera di sekitar lokasi tidak mengarah ke tempat kejadian.
(**)











