Palembang, Sumselupdate.com — Ningcik, ibu korban Ahmad, pengantin pria yang diserang sejumlah orang menggunakan sajam dan diduga senjata api ditemui terlihat masih syok dan tak kuasa menahan kesedihan, Minggu (11/06/2025).
Dirinya mengaku tidak mengetahui motif di balik serangan pakai senjata tajam dan senjata api yang dialami anaknya.
“Kami kaget, kami tidak tau siapa pelakunya dan apa motifnya begitu anak saya turun dari mobil, dia diserang,” tuturnya.
Kapolsek Seberang Ulu I Palembang, AKP Heri, dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa penyerangan terhadap pengantin pria tersebut.
“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian. Kami akan kejar para pelaku dan ungkap motif di balik penyerangan ini,” singkat AKP Heri.
Pengantin Pria Disetang OTK
Sebuah peristiwa menggemparkan warga Kota Palembang, terjadi pada Minggu (11/5/2025) pagi, tepatnya di jalan Panca Usaha, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang.
Seorang calon pengantin pria bernama Ahmad alias Raja (31), warga Lorong Semeru, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, menjadi korban penyerangan oleh beberapa orang tak dikenal (OTK) menggunakan senjata tajam dan senjata api.
Peristiwa itu terjadi sesaat sebelum korban melangsungkan akad dan resepsi pernikahannya dengan calon pengantin wanita bernama Farida Aryani atau yang lebih dikenal dengan nama Mamykitty.
Penyerangan itu dilakukan saat korban Ahmad bersama keluarganya baru saja tiba di lokasi akad dan resepsi yakni di pinggir jalan dekat kediaman mempelai wanita.
Ketika korban turun dari mobil, beberapa orang pria yang belum diketahui identitasnya tiba-tiba keluar dari dalam mobil yang berhenti berdekatan dengan mobil pengantin.
Tanpa basa-basi, pelaku langsung menyerang Ahmad menggunakan senjata tajam dan senjata api.
Serangan mendadak tersebut, membuat suasana di lokasi menjadi panik dan para keluarga maupun tamu undangan yang sudah hadir sontak berteriak dan berhamburan menyelamatkan diri.
Akibat serangan itu, korban Ahmad mengalami luka serius di bagian kepala, tangan, dan kaki akibat sabetan senjata tajam. Untuk saat ini, kondisi korban belum sadarkan diri dan tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bari Palembang.
Polisi Amankan Mobil Pelaku Penyerangan
Usai melakukan penyerangan terhadap Ahmad (31) calon terduga pelaku yang berjumlah empat orang kabur meninggalkan sebuah mobil dan sejumlah barang bukti di TKP, Minggu (11/05/2025).
Satreskrim Polrestabes Palembang langsung melakukan olah TKP pasca peristiwa penyerangan terhadap calon pengantin itu terjadi.
Korban sendiri Ahmad Handa (31) terpaksa dibawa ke RSUD Bari Palembang lantaran alami luka bacok serius disekujur tubuh.
Dari data yang terhimpun, dalam penyerangan itu polisi telah mendapatkan indetitas dari empat terduga pelaku penyerangan, dimana tiga diantaranya menggunakan sajam dan satu pelaku menggunakan senjata api.
Keterangan saksi di lapangan juga menyebut, antara korban dan empat terduga pelaku ini saling mengenal.
“Setelah melakukan penyerangan empat orang terduga pelaku kabur termasuk meninggalkan mobil yang ditumpangi terduga pelaku,” ucap saksi di TKP David (35).
Pantauan di TKP, piihak kepolisian saat melakukan olah TKP mengamankan barang bukti dua buah Sarung golok, dan satu butir selongsong peluru.
Selain itu, polisi juga mengamankan mobil yang ditumpangi terduga pelaku yang rupanya ditinggal begitu saja di Jalan KH Wahid Hasyim tak jauh dari TKP.(**)











