KBRI Malaysia Jamu Peserta Wawasan Kebangsaan PALI

Minggu, 9 Oktober 2016
Drs. Ruswani didamping Drs. Darmawi memberikan plakat kenang-kenangan kepada Trigustono.

Kuala Lumpur, Sumselupdate.com – Sebanyak 50 peserta wawasan kebangsaan dari Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) disambut Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Malaysia di Kuala Lumpur, Rabu sore (5/10/2016) sekitar pukul 15.45 waktu setempat.

Selama mengikuti wawasan kebangsaan di dua negara yakni Malaysia dan Singapura, 50 peserta yang merupakan pemuda berprestasi dari Kabupaten PALI itu banyak mendapat pengalaman dan pengetahuan yang tak ternilai.

Read More

Dalam kesempatan ini, para peserta diberikan wejangan langsung oleh Duta Besar RI melalui Minister Consellor Pendidikan Sosial Budaya KBRI Trigustono Supriyanto.

Dalam pertemuan yang berlangsung lebih kurang 2 jam tersebut, terjadi tanya jawab antara peserta dengan Duta Besar. Kebanyakan peserta menanyakan tentang bagaimana mendapat beasiswa pendidikan di Malaysia serta tugas dan wewenang KBRI Malaysia.

Secara garis besarnya, Trigustono Supriyanto berpesan kepada peserta yang tercatat sebagai pelajar tersebut untuk senantiasa tekun belajar dan tidak mudah menyerah.

“Saya dulu pernah jadi tukang ojek saat sedang mengenyam pendidikan. Tapi saya selalu optimis dan pantang menyerah serta akhirnya saya seperti ini. Kuncinya satu anak-anak, tekun belajar, tidak mudah menyerah, displin tinggi, serta yang paling utama harus hormati orangtua,” pesan pria asli Jawa tersebut.

Peserta wawasan kebangsaan dari Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berfoto usai disambut Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Malaysia di Kuala Lumpur, Rabu (5/10/2016).
Peserta wawasan kebangsaan dari Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berfoto usai disambut Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Malaysia di Kuala Lumpur, Rabu (5/10/2016).

Trigustono juga membeberkan kalau pelajar di negeri Jiran dan Singapura sangat menjunjung tinggi disiplin.
“Disini (malaysia-red) pelajarnya sangat disiplin. Ini yang harus dicontoh. Tapi kalian juga harus bangga, karena kalian merupakan pemuda terpilih yang berkesempatan mengikuti wawasan kebangsaan,” imbuhnya.

Menurutnya prestasi yang telah diraih harus dipertahankan, karena 25 tahun yang akan datang mereka akan menjadi penerus dari Bupati, Gubernur, sampai menjadi Duta Besar bahkan Presiden.

Setelah selesai diskusi, secara bergantian Pemerintah Kabupaten PALI bertukar plakat kenang-kenangan dengan KBRI Malaysia. Pertukaran plakat diberikan Asisten III Setda Kabupaten PALI Drs. Ruswani, didampingi Kepala Disporapar Kabupaten PALI Drs. Darmawi, MSi dan begitu pula sebaliknya.

Usai penyerahan plakat, para peserta wawasan kebangsaan bersalam-salaman dan diakhiri dengan foto bersama dengan Trigustono. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts