Palembang, Sumselupdate.com – Sungguh tragis akhir hidup Hendriyanto (37), warga Kapten A Rivai, Lorong Bapindo, Kelurahan 26 Ilir, Palembang, Sumatera Selatan.
Nyawa Hendriyanto melayang usai tubuhnya bersimbah darah seteah diduga diserang oleh dua orang dengan senjata tajam jenis tombak, Rabu (21/08/2024) sekitar pukul 22.19 WIB.
Insiden berdarah itu terjadi di Jalan Radial tepat di depan Rusun Blok 47, Kelurahan 24 Ilir, Palembang.
Kanit Reskrim Polsek Ilir Barat 1 Palembang Iptu Muslim mengungkapkan tewasnya korban diduga merupakan aksi pengeroyokan.
Baca Juga: Tersangka Kedua Pembunuhan Jukir yang Tewas Ditombak Diciduk di Jejawi Kabupaten OKI
“Benar semalam kejadian, sekarang kita melakukan pengejaran terhadap para pelaku,” ucapnya.
Menurut informasi yang didapat, aksi pengeroyokan hingga menyebabkan tewasnya Hendriyanto, diduga kuat permasalahan setoran uang parkir.
Kronologisnya bermula saat, korban dan satu orang saksi mendatangi Cafe dan Resto Noe yang ada di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil Palembang.
Kedatangan korban dengan saksi disebut untuk meminta jatah parkir yang dijaga oleh dua orang pelaku tersebut.
Pelaku yang tak terima sempat pergi dan kembali datang menemui korban dan saksi, dengan membawa senjata tajam jenis tombak.
Baca Juga: Motif Pembunuhan Jukir yang Tewas Ditombak Ternyata Dilatar Belakangi Utang Narkoba
Korban yang menyadari pelaku membawa senjata tajam, mencoba kabur bersama dengan rekannya dengan menggunakan sepeda motor.
“Saksi melihat diduga pelaku sebanyak 2 orang mengejar korban dengan saksi sampai di TKP. Kemudian, pelaku langsung menabrakan sepeda motor korban, dan langsung menyerang korban dengan menggunakan senjata tajam jenis tombak,” ucap Muslim.
Akibat penyerangan itu, korban seketika meninggal dunia di tempat, dengan mengalami beberapa luka, di antaranya robek di bagian atas kepala, luka robek atas telinga kiri, luka tusuk di bagian leher, dan luka di pergelangan tangan sebelah kanan.
“Setelah kejadian tersebut pelaku melarikan diri, sementara korban dibantu oleh warga dibawa ke Rumah Sakit Siloam sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ucapnya. (**)











