Palembang, sumselupdatecom – Negara Republik Indonesia merayakan Ulang Tahun Kemerdekaan yang ke-79. Tentunya ini merupakan sejarah perjalanan panjang yang dilalui oleh Bangsa Indonesia.
Perjalanan panjang yang dilalui oleh Bangsa Indonesia dalam melaksanakan amanah para pejuang Kemerdekaan yang telah Gugur di medan perang (Founding Fathers).
Saat ini Bangsa Indonesia di era Presiden Ir.H.Joko Widodo dan Prof. Dr. KH. Maruf Amin sudah banyak melakukan innovasi dan kebijakan pembangunan dalam seluruh aspek tatanan kehidupan masyarakat.
Dimana di era kepemimpinannya yang sesuai dengan visi misi Indonesia pada Tahun 2045 akan menjadi Indonesia Emas.
Salah satu target prestisius di era jokowi ini menjadikan Negara Indonesia Negara no 5 yang memiliki kekuatan Ekonomi Dunia, kenaikan pertumbuhan Ekonomi yang akan mencapai di kisaran angka 6%.
Baca juga : HUT ke-79 RI, Pj Bupati Sandi Fahlepi Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI
Dan meningkatnya pendapatan perkapita masyarakat diatas Rata-rata Kriteria Negara Maju yaitu pada kisaran US$ 9000 sampai dengan US$ 20.000.
Visi misi Indonesia emas 2045 bukan menjadi selogan di Tingkat nasional namun pernan Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota sampai ke bawah masyarakat memiliki peranan yang sangat Dominan.
Untuk itu kata Dr. Derriansya Putra Jaya.,M.Si selaku Direktur Eksekutif Pusat Kajian Politik, Kebijakan dan Pembangunan Strategis Habibie Learning Center (PUSKAPKEPS HLC) menyebut untuk menjadikan negara berkembang menuju negara Maju paling tidak ada beberapa parameter yang harus dilakukan penguatan.
Baca juga : Serunya Lomba Tradisional Kanwil Kemenkumham Sumsel Ramaikan HUT ke-79 Kemerdekaan RI
“Diantaranya peningkatan kualitas SDM khususnya pendidikan. Untuk menjadi negara maju paling tidak masyarakat Indonesia yang berpendidikan tinggi S2 dan S3 di atas 4% saat ini Negara Indonesia baru mencapai 0.45%,” Dr Derry yang juga Dosen Pascasarjana MAP Universitas Sjakhyakirti Palembang.
Terlebih menurut Dr Derri untuk menuju Indonesia emas 2045 perlu juga pembangunan infrastruktur yang merata dan kini sudah mulai di rasakan di era pemerintah sekarang.
Seperti pembangunan Infrastruktur jalan tol, infrastruktur jalan desa, infrastruktur pelabuhan, infrastruktur Bandara, infrastruktur irigasi dan bendungan sertapembangunan infrastruktur lainnya yang tujuannya adalah untuk membuka koneksi antar wilayah dan memudahkan masyarakat dalam menjalankan usaha yang pada akhirnya meningkatkan Pendapatan.
“Faktor lain yang menjadi fokus pemeeintah diantara nya ada sektor Kesehatan, pendidikan, ketenaga kerjaan dan faktor sosial dan budaya yang sangat membantu masyarakat,”ucap Dia.
Untuk menuju visi misi Indonesia Emas 2045 dan menjelang berakhirnya kepemimpinan presiden dan wakil presiden Ir.H.Joko Widodo dan Prof. Mahruf Amin sangat perlunya keberlanjutan (Sustainable concept) pembangunan.
“Sehingga transformasi yang sudah menjadi prioritas dan berjalan dengan baik dan sesuai harapan masyarakat seluruh Indonesia,”tegasnya.
Menurut dia pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) salah satu fokus pemerintah kedepan untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur dan pengembangan kawasan ekonomi baru. “Karena pembangunan IKN ini merupakan karya Anak Bangsa Indonesia untuk mewujudkan cita-cita pendahulu Bangsa. Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 Tahun,” tutupnya. (**)











