Bogor, Sumselupdate.com Subur (45) dan Titin (43), pasutri penjual keripik asal Bogor, mengalami nasib nahas. Mereka ditangkap oleh polisi yang mengira mereka sebagai perampok. Kejadian ini viral di media sosial setelah rekaman CCTV di SPBU menunjukkan mereka diikat dan dibawa ke mobil penyidik.
Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, mengakui kesalahan tersebut dan meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Bogor. Ia juga mengatakan bahwa sembilan anggota reserse kriminal yang terlibat dalam salah tangkap itu sudah dicopot dan dibebastugaskan sejak Jumat (9/2/2024).
“Saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor atas kejadian itu, saya yang bertanggung jawab atas semuanya,” kata Rio di Cibinong, Bogor, Senin (12/2/2024) dikutip dari Antara.
“Sudah dicopot. Sembilan orang termasuk anggota reskrim dan semua yang terlibat sudah dibebastugaskan sejak Jumat, 9 Februari,” tambahnya.
Subur dan Titin Pasangan suami istri, Subur (45) dan Titin (43), menjadi korban salah tangkap di Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Rabu (7/2/2024). Rekaman CCTV yang viral di media sosial, memperlihatkan mobil putih berhenti di sebuah SPBU. Para penumpang turun dan menghampiri pengemudi mobil yang sedang mengisi bensin.
Subur dan Titin, yang sedang menuju pasar untuk berjualan, ditangkap oleh anggota polisi yang membawa senjata. Mereka sempat diikat dan dibawa ke dalam mobil penyidik.
Setelah diperiksa, pasangan ini terbukti tidak terlibat dalam kasus perampokan yang berusaha diungkap oleh kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara, menjelaskan bahwa tindakan salah tangkap ini terjadi dalam rangkaian pengungkapan kasus perampokan. Tim Resmob Satreskrim berhasil mengungkap tujuh pelaku perampokan, di antaranya MM (50), MT (31), SS (46), D (50), K (44), AD (41), dan FF (37).
Dari tujuh tersangka, empat di antaranya sudah ditangkap, termasuk FF (37), K (44), D (50), dan MM (50). Upaya pengembangan penyelidikan untuk menangkap tersangka SS di daerah Pasir Angin, Cileungsi pada Rabu (7/2/2024), ternyata mengakibatkan salah tangkap terhadap pasangan Subur dan Titin.(ant)











