Jakarta, Sumselupdate.com — Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 2 di Pilpres 2024, mengatakan bahwa konflik di Papua tidak hanya disebabkan oleh ketidakadilan, melainkan juga oleh faktor-faktor lain. Hal ini berbeda dengan pendapat Anies Baswedan, calon presiden nomor urut 1, yang mengklaim bahwa ketidakadilan adalah akar masalah di Papua.
“Harus ada keadilan, tetapi tidak sesederhana itu Pak Anies. Ada faktor-faktor lain, Pak Anies. Ada faktor geo politik, ada faktor ideologi, ini lah yang masalahnya tidak gampang,” kata Prabowo.
Prabowo dengan jelas memberikan penekanan pada lawan politiknya dengan menyebut nama “Pak Anies” di akhir kalimatnya. Prabowo mendorong dialog untuk menyelesaikan permasalahan Papua
“Saya sependapat, kita harus tegakkan keadilan, kita harus dialog, ini masalah bangsa, ini harus semua kekuatan kita rangkul,” kata Prabowo.
Dalam menjawab terkait penyelesaian konflik di Papua, Prabowo juga menyinggung peran Jokowi dalam membangun Papua. Bahkan Jokowi menjadi presiden Indonesia yang paling banyak berkunjung ke Papua lebih dari 19 kali. Di bawah kepemimpinan Jokowi, ekonomi Papua juga tumbuh lebih baik.
“Jadi saya akan lanjutkan, kita harus membawa kemajuan ekonomi, sosial dan yang terbaik untuk Papua,” kata Prabowo.
Diketahui, debat capres perdana Pilpres 2024 ini mengangkat tema terkait pemerintahan, hukum, hak asasi manusia (HAM), pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan lima kali pelaksanaan debat capres dan cawapres pada Pilpres 2024, yang berlangsung selama masa kampanye Pemilu 2024 dari 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.
Debat pertama dan kedua dijadwalkan pada tanggal 12 dan 22 Desember 2023, sementara debat ketiga dan keempat akan diselenggarakan pada 7 dan 21 Januari 2024. Debat terakhir berlangsung pada 4 Februari 2024. Lima kali debat capres-cawapres ini diadakan di Jakarta.(bsc)











