Laporan : Candra Budiman
Palembanng, sumselupdate.com – Pasangan suami-istri yakni Sutrisno (45), bersama istrinya Astria (35), mendatangi ruang pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, pada Jum’at (6/9/2023) sore.
Kedatangan mereka berdua untuk melaporkan kasus orang hilang, yang dimana orang tersebut adalah anak perempuannya sendiri bernama Sadila Pratiwi alias Dila (15).
Astria mengatakan, anak gadisnya tersebut sudah 16 hari tidak kunjung pulang kerumah. Dila pergi dari rumah yang beralamat di Jalan Kopral Paiman, Lorong Pertemuan, Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju Palembang, sejak Rabu 20 September 2023 lalu.
“Dia pamitan mau ke rumah teman di KM 9. Saya minta sore untuk pulang dan saya suruh pamitan dengan bapaknya juga, kata dia biar saya saja yang bilangin sama bapak,” kata Astria diwawancarai wartawan.
Setelah ditunggu-tunggu hingga sore hari, anaknya tidak kunjung pulang ke rumah. Merasa risau, dia bersama suami sempat mendatangi rumah teman anaknya di KM 9.
“Kata ibu dari temannya itu, memang benar Rabu (20/9/2023) sempat datang ke rumah. Setelah itu, pergi sendirian tidak tahu kemana. Saya hubungi teman-temannya tidak ada tahu keberadaan Dila,” tambahnya.
Diakui Astria, sejak Rabu (30/9/2023) lalu, nomor Handphone milik anaknya tersebut sudah tidak aktif lagi sampai saat ini, sehingga mereka pun putus komunikasi dengan putrinya.
“Terakhir hari Rabu, seminggu yang lalu, HP dia sudah tidak aktif lagi. Masih chatan dengan kami, saya suruh pulang karena mau sekolah, dia jawab iya nanti dia pulang. Setelah itu, tidak ada komunikasi lagi,” terangnya.
Tidak tenang karena anaknya belum ditemukan keberadaannya, dia pun membuat laporan polisi di Polrestabes Palembang dan berharap kepada masyarakat yang mengetahui anaknya dapat memberikan informasi ke nomor telepon 0838 0247 0019.
“Pulanglah nak, ayah dan ibu di rumah kesusahan, cemas dan sedih. Nenek sampai sakit, khawatir dengan kamu. Kalau Dila mau berhenti sekolah, tidak apa-apa, ayah dan ibu tidak akan marah, asalkan Dila pulang ke rumah,” tutupnya sambil menangis. (**)











