Lahat, Sumselupdate.com – Guna meningkatkan kreativitas dan wawasan, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Pendidikan Masyarakat (Penmas) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya (Unsri) menggelar pendampingan pemanfaatan limbah biji karet menjadi aneka kerajinan tangan kepada masyarakat Desa Perangai, Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat, Sabtu (19/8/2023).
Kegiatan pelatihan dan pendampingan pemanfaatan limbah biji karet menjadi aneka kerajinan tangan ini diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari ibu ibu PKK dan masyarakat sekitar Desa Perangai.

Dosen dan beserta tim melakukan pelatihan dan pendampingan kepada para peserta bagaimana cara membuat kerajinan tangan dari bahan biji karet menggunakan ide-ide yang menarik.
Ketua Tim PkM Prodi Penmas FKIP Unsri, Yanti Karmila Nengsih, SPd, MPd menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah biji karet menjadi aneka kerajinan tangan yang menarik dan mempunyai nilai jual yang akan menambah penghasilan bagi masyarakat.
“Pembuatan kerajinan tangan ini tidak terlalu membutuhkan biaya yang mahal tetapi memang membutuhkan ide yang menarik dan kesabaran dalam membuat kerajinan tangan ini, sehingga bisa menjadi kerajinan yang menarik dan bisa juga menghasilkan,” kata Yanti Karmila Nengsih.
Yanti mengatakan proses penjualan ini bisa memanfaatkan situs-situs online maupun offline karena dekat dengan objek wisata Gunung Jempol.
Kata Yanti, pihaknya akan membantu masyarakat Desa Perangai Lahat ini untuk mempromosikan hasil kerajinan tangan dari biji karet ini, karena peluangnya sangat bagus karena terbuat dari bahan yang sangat banyak bila diolah dengan sangat baik
Ditambahkan Yanti, dalam kegiatan pemanfaatan limbah biji karet menjadi aneka kerajinan tangan ini dilakukan beberapa tahapan.
Tahapan tersebut dijelaskan oleh Tim PkM Prodi Penmas FKIP Unsri, Dr Azizah Husin, MPd entang pemanfaatan limbah biji karet menjadi aneka kerajinan tangan dan langkah-langkah pembuatan.
Kemudian dilanjutkan dengan menonton video pembuatan kerajinan tangan dari biji karet, setelah peserta menonton maka dilanjutlan dengan praktek secara langsung yang didampingi oleh Tim PkM Prodi Penmas FKIP Unsri. (rel)











