Muaraenim, sumselupdate.com – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Muaraenim Ahmad Usmarwi Kaffah meresmikan pengoperasian Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Muaraenim.
Pemkab Muaraenim melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) melaksanakan peluncuran ringan (soft launching), Jumat (14/7/2023) di Kantor Dinas DPM PTS sekaligus MPP Kabupaten Muaraenim di Beban Jalan Lintas Palembang Kelurahan Muaraenim, Kecamatan Muaraenim.
Tampak hadir pada peresmian MPP tersebut Plt Ketua TP PKK Kabupaten Muaraenim Nurul Vita Utami Kaffah, Forkompimda, dan sejumlah OPD dinlgingkup Pemkab Muaraenim.
“Peluncuran MPP ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus menjadikan Kabupaten Muaraenim sebagai pelopor MPP bagi kabupaten/kota lainnya di Provinsi Sumatera Selatan,” ungkap Plt Bupati Muara Enim dalam arahannya.
Kemudian, Plt Bupati menyambut baik dan mengapresiasi atas dukungan semua pihak yang telah bahu-membahu dan berkomitmen dalam menyukseskan kehadiran MPP Kabupaten Muaraenim tersebut.
“Ucapan terima kasih kami atas dukungan semua pihak atas hadirnya MPP ini di kabupaten Muaraenim. Oleh karenanya, kami berharap semoga nantinya pengoperasian MPP ini dapat meningkatkan pelayanan publik yang merupakan wujud dari semangat dan cita-cita reformasi birokrasi di Indonesia agar sebagai pelayan masyarakat dapat terus memperbaiki regulasi guna mempercepat dan mempermudah mekanisme pelayanan, termasuk juga melalui peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur,” tuturnya.
Sementara itu dalam peluncuran yang juga dihadiri oleh para Staf Ahli Bupati, Asisten dan kepala perangkat daerah lainnya, serta Kepala DPM PTSP, Sofyan Ari Panca mengatakan bahwa setelah peluncuran ringan MPP ini nantinya akan digelar peresmian besar (grand launching) yang direncanakan dihadiri oleh Menpan RB dan Gubernur Sumsel.
“Nantinya pada peluncuran MPP ini akan dihadiri MenPAN RB Ri Abdullah Azwar Anas dan juga Gubernur Sumsel H Herman Deru serta sebanyak 23 gerai layanan dinas/instansi yang ada dalam MPP ini diselenggarakan dengan prinsip keterpaduan, berdayaguna, koordinasi, akuntabilitas, aksesibilitas dan juga kenyamanan,” pungkasnya. (**)











