Siapkan Rancangan PKPU Penghitungan Suara, KPU PALI Gelar FGD

Minggu, 25 Juni 2023
Suasana FGD yang digelar oleh KPU PALI di halaman sekretariat KPU Kabupaten PALI, Sabtu (24/6/2023).

PALI, Sumselupdate.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Fokus Group Discussion (FGD) di halaman sekretariat KPU Kabupaten PALI, Sabtu (24/6/2023).

Plh Ketua KPU PALI, Sarwo Edi, SH menuturkan digelarnya FGD dalam rangka menyiapkan rancangan peraturan KPU tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara, Pemilu Serentak 2024.

Read More

“Dalam kesempatan ini, kami meminta usulan dan masukan dari peserta FGD terkait pemungutan dan penghitungan suara. Yang mana nantinya, usulan dari FGD ini akan disampaikan ke KPU RI melalui KPU Provinsi Sumatera Selatan,” ujar Sarwo Edi.

Selain itu, Sarwo juga menjelaskan peserta FGD berasal dari organisasi profesi, organisasi pemuda dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta pengurus parpol tingkat kabupaten.

“Harapan kita bersama pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan aman, damai, serta tragedi pada tahun 2019 lalu tidak terulang lagi,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Komisioner KPU PALI, Fikri Ardiansyah, Abdul Rahman, Ketua dan Komisioner Bawaslu PALI, Heru Muharam dan Basrul, Kapolres PALI yang diwakili Kabag Ops, Kompol Hendro, Ketua PWI PALI, Perwakilan Organisasi BADAR PALI, dan pengurus parpol tingkat kabupaten.

Sementara itu, Komisioner KPU PALI, Fikri Ardiansyah memaparkan bahwa pihaknya memiliki beberapa usulan dalam proses penghitungan dan pemungutan suara.

“Di antaranya membagi penghitungan suara menjadi dua panel, yakni Pilpres dan DPD serta Pileg DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten. Kemudian menyederhanakan blanko berita acara dari 11 menjadi lima, dimana penyederhanaan itu tidak mengurangi substansi dari hasil penghitungan suara,” bebernya.

Kemudian KPPS menyampaikan hasil dokumen penghitungan suara di TPS ke saksi melalui dokumen elektronik.

“Serta memanfaatkan teknologi aplikasi Sirekap dan Situng sebagai alat bantu,” ungkapnya.

Sementara itu, sejumlah usulan juga disampaikan dalam kegiatan tersebut. Seperti dari PWI PALI yang menyampaikan usulan agar ditambah petugas medis pada saat penghitungan suara.

“Bisa jadi ditempatkan satu petugas medis satu TPS atau secara berkala berpatroli atau keliling mengecek kondisi para petugas KPPS,” ungkap Ketua PWI PALI, Anas.

Tidak hanya itu, Komisioner Bawaslu PALI, Basrul juga menyoroti usulan yang ditawarkan oleh KPU PALI.

“Seperti ketika dibagi menjadi dua panel, apakah lokasi TPS memungkinkan mengingat luas TPS tidak terlalu besar. Serta ditakutkan akan terjadi kebisingan yang mengganggu konsentrasi para petugas KPPS. Selain itu, mekanisme penyederhanaan blanko berita acara seperti apa, ini harus jelas terlebih dahulu,” paparnya.

Tapi, apapun yang nantinya diputuskan oleh KPU RI nanti, dirinya mengapresiasi niat baik dari KPU RI yang ingin menyerap aspirasi dari daerah.

“Tentunya kita berharap dan menjadi harapan kita bersama agar pelaksanaan Pemilu 2024 nanti berjalan aman, damai dan berjalan lancar,” tutupnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts