Perabotan Rusunawa Di OKU Timur Habis Dijarah Maling

Sabtu, 6 Mei 2023

OKU Timur, Sumselupdate.com- Komplek gedung Rusunawa atau Rumah Susun Sederhana Sewa yang berada di Martapura OKU Timur terkesan dibiarkan terbengkalai.

Pantauan wartawan di lokasi, seperti dikutip dari SumselPedia.com, gedung dan lingkungan Rusunawa yang dibangun dengan biaya mencapai Rp 17 miliar ini mulai jadi semak belukar. Padahal, lokasinya bangunan itu terletak tidak jauh dari Komplek Pemkab OKU Timur.

Read More

Mirisnya lagi, barang-barang dì Rusunawa tersebut banyak hilang dijarah maling. Jendela rusunawa juga banyak yang terbuka, padahal tidak berpenghuni.

Bangunan Rusunawa sendiri dibangun pada 2020, saat kepemimpinan Bupati sebelumnya yaitu HM Kholid Mawardi.

Rusunawa ini merupakan bantuan dari Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR Republik Indonesia.

Kondisi ini diakui Sekda OKU Timur Jumadi, SSos saat dìkonfirmasi via telpon. Dirinya membenarkan adanya pencurian aset dì Rusunawa tersebut.

Namun kata Sekda, untuk proses hukumnya ia sudah memberikan kuasa kepada Dinas Perkim OKU Timur.

“Kejadian detailnya sebaiknya konfirmasi saja ke Kadin Perkim, karena saya kuasakan ke beliau untuk penanganan kehilangan perabotan dì Rusunawa itu,” ungkap Sekda belum lama ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) OKU Timur, Danan Rachmat SE MSi saat ini telah membuat laporan ke Polres OKU Timur.

Hal ini menindaklanjuti hilangnya sejumlah perobatan dì Rusunawa Pemkab OKU Timur, yang berada dì Jalan Adiwiyata, Lingot, Desa Kotabaru Selatan, Kecamatan Martapura.

“Sesuai dengan perintah melalui surat kuasa pak Sekda, kita sudah membuat laporan ke Polres OKU Timur,” jelas Danan.

Danan menjelaskan, setelah selesai dibangun, Rusunawa bantuan Kementerian PUPR tersebut sudah diserahkan ke Pemkab OKU Timur.Dìmana saat itu, Gedung Rusunawa akan dipakai untuk rumah sehat dan penanganan Covid 19.

Namun, sejauh ini Pemkab OKU Timur belum menunjuk dan menyerahkan aset tersebut kepada OPD mana untuk mengurus dan merawatnya.

Jika Pemkab sudah menunjuk OPD mana yang bertanggung jawab untuk mengurusnya, bangunan ini tentu tidak akan terlantar,” beber Danan.

Danan menambahkan, pembangunan Rusunawa tersebut dibangun dengan tiga lantai dengan 42 kamar dan 84 tempat tidur.

Rusunawa ini diperuntukkan bagi ASN yang tinggal diluar Kabupaten OKU Timur, dan ASN Vertikal. Sehingga mereka bisa ada tempat tinggal,” katanya.

Terpisah, Kapolres OKU Timur, AKBP Agung Dwi Setyono, SIK, MH melalui Kasatreskrim AKP Hamsal SH, MH membenarkan adanya laporan masuk dari Kepala Dinas Perkim OKU Timur.

Hal ini tidak lain terkait kehilangan barang-barang perabotan dì Gedung Rusunawa milik Pemkab OKU Timur.

Hamsal menjelaskan, adapun barang yang hilang dì Rusunawa itu berupa kasur, mesin air dan perabotan lain.

“Laporan sudah kita terima, saat ini anggota kita sudah bergerak melakukan proses penyelidikan, untuk mencari tahu siapa pelaku pencurinya,” ungkap AKP Hamsal. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts