Laporan : A Putra
Lahat, Sumselupdate.com – Harga beras di tingkat petani mengalami penurunan saat Ramadan, Ruzali petani di Desa Tanjung Tebat Kecamatan Lahat Selatan Kabupaten Lahat, beras saat ini dijual seharga Rp8 ribu per kilogram.
Beras yang dijual itu, merupakan hasil panen petani sendiri, mengingat di Desa Tanjung Tebat, Banjar Negara, Tanjung Payang dan Nantal Kecamatan Lahat Selatan, merupakan kawasan lumbung padi dengan luasan mencapai ratusan hektar.
“Iya, memang betul, harga beras saat ini Rp8 ribu per kilogram, harga itu merupakan harga yang dijual petani, kalau di pasar mungkin beda. Namun harga itu termasuk murah,” ujar dia, Jumat (29/04/2022).
Jali sapaan akrabnya menambahkan, petani juga berharap, harga beras dapat naik, karena banyak kebutuhan pokok ikut naik.
“Kami harapkan demikian, bagaimana bisa, beras harganya murah, namun kebutuhan pokok terus naik. Hasil panen tidak sebanding dengan harga bahan pokok lainnya,” ungkapnya.
Ketika ditanya alasan kenapa beras murah, dia tidak tahu alasannya.
“Saya tidak tahu, padahal kita ini kawasan lumbung padi, namun saya lihat, memang banyak beras dari luar masuk,” ungkap dia.
Sementara itu, Kusmala pemilik penggilingan padi di Desa Banjar Negara mengaku, bahwa harga beras saat ini tidak mengalami kenaikan, pihaknya tetap menjual beras seharga Rp8 ribu per kilogram.
“Kami tetap jual Rp8 ribu, kalau dinaikkan, warga tidak mau beli, jadi tetap harga itu yang kami jual. Beras yang kami jual itu beras dari petani yang digiling di sini,” pungkasnya. (**)











