Laporan: Arie Idwan Sujana
Banyuasin, Sumselupdate.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuasin bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar vaksinasi massal.
Kegiatan yang digandeng dengan Bakti Sosial Persada Alumni AKABRI Angkatan Tahun 1992 dipusatkan di Aula Majelis Taqlim Ibu-ibu Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, Minggu (6/2/2022), disambut antusias masyarakat.
Warga rela antre dari pagi untuk mendapatkan vaksin gratis. Dalam kegiatan itu juga, dibagikan paket sembako kepada masyarakat yang divaksin.
Terlihat hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Banyuasin H Askolani, dua Jenderal dari TNI dan Polri yang merupakan alumni AKABRI Tahun 1992 Brigjen TNI Armansyah, SH dan Brigjen Pol Djoko Prihadi, SH, MH serta para alumni AKABRI yang bertugas di wilayah Sumsel.
Kepala BIN Sumsel yang juga alumni AKABRI 1992, Brigjen Armansyah, SH mengatakan, kegiatan sosial ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Menurutnya, Bakti Persada 92 hadir dalam bentuk pengabdiannya yang telah mencapai usia 30 tahun.
“Kita bagikan sembako dan gelar vaksinasi massal. Ini semua untuk mencegah bahaya penyebaran virus Covid-19 terhadap warga. Semoga apa yang kami lakukan ini dapat bermanfaat,” harap Armansyah saat dibincangi usai pelaksanaan vaksin dan penyerahan sembako kepada warga Kecamatan Betung.
Dikatakannya, selain bertepatan hari bakti, BIN Sumsel terus melakukan aksi jemput bola agar pencapaian vaksinasi di Sumsel dapat tercapai dan diterima seluruh masyarakat.
“Kita akan terus lakukan agar masyarakat Sumsel seratus persen mendapatkan vaksin dan terhindar dari bahaya virus Covid-19,” harapnya.
Di tempat yang sama, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel, Brigjen Pol Djoko Prihadi, SH, MH mengatakan, kegiatan sosial ini sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Omicron yang merebak saat ini.
Maka dari itu, dia berharap bakti sosial ini dapat terus berlangsung agar masyarakat mendapatkan kesehatan yang lebih baik.
“Saya mewakili Alumni AKABRI 92 mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan semoga apa yang kami lakukan ini akan bermanfaat ke depannya,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Banyuasin H Askolani sangat menyambut kegiatan sosial yang diselenggarakan alumni AKABRI 1992 dengan aksi nyata kegiatan sosial yang sangat membantu masyarakat terutama dalam mencegah bahaya Covid-19 yang masih melanda Indonesia.
“Kami apresiasi aksi sosial ini dan sangat luar biasa antusias warga hari ini,” kata H Askolani sembari menyapa warga yang sedang antre untuk divaksin.
Terkait dengan meningkatnya kasus virus Omicron di Indonesia, menurut dia, upaya yang dilakukan secara bersama ini merupakan suatu hal yang baik dalam pencegahan karena vaksin ini sangat penting bagi masyarakat untuk mendapatkan kekebalan tubuh yang lebih meningkat.
“Vaksin ini untuk meningkatkan imun, kekebalan tubuh yang lebih baik pastinya. Tapi protokol kesehatan tetap harus diterapkan agar virus tidak ada lagi,” harapnya.
Askolani menambahkan Kabupaten Banyuasin saat ini dalam PPKM Level II serta masih peta zonasi masih hijau.
Kendati demikian, diakuinya, Banyuasin terdapat penambahan kasus baru sebanyak 14 orang (13 isoman, 1 dirawat) hingga saat ini belum ada kasus varian Omicron di Kabupaten Banyuasin.
“Sebagai informasi capaian vaksinasi sampai dengan 5 Februari 2022 dosis pertama 87,60 persen, dosis kedua 44,91 persen, dan dosis Booster sebanyak 0.93 persen,” jelasnya. (**)











