Padi Petani Diserang Hama, Takut Hasil Panen Turun Hingga 50 Persen

Kamis, 14 Oktober 2021
Hama kepinding tanah yang menyerang tanaman padi.

Laporan : A. Putra

Lahat, Sumselupdate.com – Tanaman padi warga di persawahan Desa Jati Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat, terserang hama kepinding tanah dan tikus, akibatnya pohon padi menjadi kerdil.

Read More

Menurut Ahmad Ramin petani yang lahannya diserang hama, padi yang diserang hama setelah muncul buah, sehingga tidak bisa dilakukan antisipasi fungisida dan insektisida.

“Memang seharusnya disemprot dengan insektisida kalau hama kepinding tanah, karena hama ini memakan batang padi dan menjadikannya busuk, akhirnya padi tidak muncul buah, kalau hama tikus juga memakan batang padi,” ujar dia, Kamis (14/10/2021).

Selain dua hama itu, tanaman padi di lahan miliknya juga diserang bakteri, yang membuat batang padi menjadi kerdil.

“Kalau kata orang orang, penyebabnya karena air yang mengandung bakteri, sehingga menyerang padi, menyebabkan batang padi kerdil. Padi yang terserang hama ini, bisa dikatakan gagal panen,” tuturnya.

Sementara itu, Evi Ardianto petani lainnya mengungkapkan, serangan hama yang paling mengkhawatirkan yakni tikus, bahkan pernah dilakukan upaya dari dinas pertanian Provinsi Sumsel.

“Kalau hama tikus memang sangat banyak, dan menyerang hampir semua lahan sawah petani. Kalau dibiarkan saja, produktifitas pertanian bisa turun hingga mencapai 50 persen,” ungkap dia.

Hama yang menyerang petani di Desa Jati memang tergolong cukup banyak, oleh sebab itu pihaknya meminta bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Lahat berupa insektisida dan fungisida.

“Iya kalau ada bantuan semacam pengendalian hama, bolehkan diarahkan ke sini dulu, karena untuk hasil panen yang maksimal,” pungkasnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts