Laporan: Alpian Patria Jaya
Muaradua, Sumselupdate.com – 30 Juli 2021 menjadi tanggal yang tidak akan pernah dilupakan oleh H Muhtadin Sera’i (Bupati OKU Selatan Periode 2005-2015) selaku suami bernamakan Hj Sumiyati Binti Kromo Muncar.
Pasalnya, pada tanggal tersebut wanita kelahiran Yogyakarta, 20 April 1957 Hj Sumiyati Binti Kromo Muncar menghembuskan nafas terakhir di Palembang Jumat 30 Juli 2021 karena sakit.
Diketahui, kurang lebih sekitar 64 tahun tersebut, beliau banyak menghabiskan waktunya di Kabupaten OKU yang kini menjadi kabupaten pemekaran bernama Kabupaten OKU Selatan.
Almarhumah sendiri wafat meninggalkan suami tercinta bernama H. Muhtadin Sera’i dengan 6 orang anak dan 6 anak menantu, serta 16 orang cucu.
Selasa malam (7/9/2021) Keluarga besar mendiang istri dari Bupati OKU Selatan (Periode 2005-2015) H. Muhtadin Serai, Hj Sumiyati binti Kromo Muncar menggelar acara Yaasiin dan Tahlil serta Doa bersama pada peringatan mengenang 40 hari berpulangnya almarhumah.
Acara digelar di kediaman pribadi almarhumah Jln Raya Ranau Kelurahan Batu Belang Jaya Kecamatan Muaradua OKU Selatan (Hotel Samudera).
Peringatan 40 hari wafatnya almarhumah Hj Sumiyati Binti Kromo Muncar ini turut dihadiri keluarga besar dan juga tokoh di OKU Selatan seperti Keponakan almarhumah yang saat ini menjabat sebagai Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo, B. Commerce, Wakil Bupati OKU Selatan Sholehien Abuasir, SP, MSi, serta sejumlah tokoh tokoh lain di Kabupaten OKU Selatan, para alim ulama, juga civitas akademika Politeknik Muaradua besutan keluarga almarhumah dan para undangan lainnya.
Dalam sambutan yang terbata bata menahan tetesan air mata, Iptu Abu Sama, SH, Mewakili keluarga besar ahli duka yang juga merupakan anak menantu almarhumah mengucapkan ucapan terimakasih yang tak terhingga atas kedatangan pera takziah dalam mengenang 40 hari kepergian Ibundanya tersebut.
“Terimakasih yang tak terhingga dan rasa bangga serta haru kami selaku keluarga besar, meski dalam kondisi korona karena rasa kedekatan dan kekeluargaan bapak/ibu kepada almarhumah ibunda kami, bapak/ibu dapat hadir mendoakan mendiang ibunda kami tercinta yang sekaligus sebagai panutan bagi kami keluarga besar,” ungkap Abu.
“Kami juga meminta keikhlasan bilamana selama ibunda kami hidup, ada makanan dan minuman yang termakan tanpa atau sebelum pamit dengan bapak/ibu sekalian sudilah kiranya untuk diikhlaskan,” tambah suami dari Yohana Yuda Yanti tersebut.
Terakhir Abu Sama juga menyampaikan, “Bila selama hidup ibunda kami Hj Sumiyati Muhtadin memiliki hutang untuk tidak lagi membebankan kepada almarhum ibunda kami, kami selaku anak-anak beliau menyampaikan untuk menemui kami selaku keluarga besar kami akan menyelesaikan dengan sebaik mungkin kepada bapak/ibu sekalian,” tutup Iptu Abu Sama,SH selaku anak menantu H Muhtadin Sera’i dan Almarhum Hj Sumiyati binti Kromo Muncar pada acara mengenang 40 hari kepergian almarhum. (**)











