Waspada!, Spesialis Pembobol Rumah Kosong Makin Resahkan Warga Muaradua

Kamis, 26 Agustus 2021
Periksa TKP (Tempat kejadian perkara) oleh Anggota Polsek Muaradua yang dipimpin langsung oleh Kanit Res Polsek Muaradua Ipda. Ahmad Adrian Manaji, SH.
Laporan: Alpian Patria Jaya
Muaradua, Sumselupdate.com – Aksi kriminal spesialis pembobol rumah kosong yang menimpa Salman Hadi atau yang akrab disapa Tatang (40), warga Jalan Ryacudu Sumber Jaya, Lingkungan V (Simpang Kotawai), Kelurahan Batu Belang Jaya, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan pada Kamis (26/8/2021) pukul 02.00 WIB, semakin membuat resah warga sekitar.
Pasalnya, menurut pengakuan Tatang dan keterangan dari beberapa warga sekitar, aksi pencurian ini bukan baru pertama kali ini saja terjadi, akan tetapi sudah sering terutama di sekitar lingkungan mereka.
“Atas kejadian ini tadi siang saya sudah melapor ke kantor Polsek Muaradua dan alhamdulillah anggota Polsek dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim sudah turun langsung ke TKP (Tempat kejadian perkara),” ujar Tatang.
“Yang saya tahu selama satu tahun terakhir sudah empat kali kejadian aksi pembobolan rumah kosong di lingkungan kami ini. Pertama terjadi pada waktu itu menimpa rumah salah satu anggota Polwan, kedua menimpa kantor rokok Apache pada saat libur, ketiga, warung yang menjual tabung gas, keempat ya tadi malam menimpa kami. Pada saat itu kami sedang berada di rumah yang satunya di depan, karena rumah yang dibobol oleh kawanan bandit semalam sengaja kami kosongkan yabg hendak kami renovasi,” jelasnya.
Kemudian lanjut Tatang, pertama kali ia mengetahui informasi kejadian musibah ini, diberitahu oleh tetangga yang rumahnya bersebelahan.
“Katanya tadi malam, kejadian sekitar pukul 02.00 WIB mendengar suara yang cukup keras, seperti suara benda jatuh, setelah diperiksa ternyata benar atap rumah sudah jebol dan pintu berlakang sudah terbuka lebar, dan berkemungkinan suara benda jatuh yang dimaksud tersebut adalah suara jatuhnya kawanan maling tersebut karena saking kerasnya suara tersebut membuat para pelaku panik dan langsung kabur,” ucap Tatang.
“Untuk kerugian Sementara ini tidak terlalu signifikan hanya.mengalami kerusakan seperti jebolnya atap dan rusaknya pintu belakang saja, karena para bandit belum sempat mengambil barang-barang yang ada di dalam rumah, diketahui memang ada tiga buah jenis mesin, yakni dua mesin genset dan satu mesin steam cuci motor yang sengaja saya taruh di rumah kosong tersebut,” pungkas mantan Kepala Kantor Rokok Apache Wilayah OKU Selatan yang akrab disapa Tatang ini.
Sementara itu, Kapolres OKU Selatan AKBP. Indra Arya Yudha, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Muaradua Iptu A Bastari yang disampaikan oleh Kanitres Polsek Muaradua Ipda Ahmad Adrian Manaji, SH membenarkan  kejadian tersebut.
“Korban memang sudah datang untuk melapor kepada kami dan kita juga bersama anggota langsung bertolak ke lokasi tempat kejadian perkara,” ucap perwira berpangkat Ipda tersebut.
“Kami selaku pihak Kepolisian Sektor Muaradua mewaspadai aksi kriminalitas seperti ini (pembobol rumah kosong) apalagi seperti saat ini yang sudah memasuki musim peceklik dan ditambah sulitnya masyarakat mencari rezeki dampak pandemi Covid-19. Di mana seluruh masyarakat terdampak oleh musibah dari wabah ini. Saya juga karena baru bertugas di wilayah OKU Selatan ini, jadi saya juga berterima kasih kepada masyarakat atas informasi semacam ini dan sudah dilaporkan kepada kami, artinya ini akan menjadi PR (pekerjaan rumah) kita selaku aparat, Kedepan kita tentu akan lebih aktif dan mengimbau masyarakat untuk bekerja sama menjaga keamanan betsama karena petugas atau aparat juga tanpa adanya bantuan masyarakat mustahil akan terciptanya aman dan kondusif,” jelasnya.
Kemudian lanjut Kanit, ia mengingatkan juga kepada masyarakat untuk area-area non perumahan ada warga RT/RW fungsinya dimaksimalkan. Sebagian besarkan adalah warga asli untuk mengaktifkan kegiatan ronda di wilayahnya masing masing.
Dia menyebutkan, memang wilayah paling rawan terjadi tindak kriminal pembobolan rumah kosong seperti wilayah yang didominasi pendatang.
“Jadi dengan kondisi seperti kembali diaktifkannya kegiatan ronda oleh RT/RW  potensi mereka para pelaku kriminal akan berfikir dua kali untuk melakukan aksinya serta bagi pemilik rumah juga yang akan meninggalkan rumah misal seperti mudik dan lain lain tidak was-was atau resah sehingga peluang kejahatan yang akan dimanfaatkan oleh pelaku tindak kejahatan akan berkurang,” imbau Kanitres Polsek Muaradua Ipda Ahmad Adrian Manaji, SH. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts