Akhirnya, Setelah 16 Tahun, Museum dr A.K Gani Mulai Banyak Dikenal

Rabu, 25 November 2020
Peninggalan Mayjen TNI (Purn) dr A.K Gani di museum.

Palembang, Sumselupdate.com – Sejak menjadi museum pada 2006 lalu, kediaman Mayjen TNI (Purn) dr A.K Gani hampir tidak banyak yang tahu. Sehingga digelarlah Pameran Keliling yang memamerkan ribuan peninggalan pria yang menjadi Gubernur Pertama Sumatera itu.

Museum yang juga rumah pribadi Mayjen TNI (Purn) dr Adnan Kapau Gani atau lebih dikenal dengan dr A.K Gani ini, terletak di Jalan MP Mangkunegara, tepatnya di belakang Pom Bensin Simpang BLK.

Read More

Saat memasuki kawasan museum, pengunjung akan disamput dengan mobil peninggalan dr A.K Gani, Jeep jenis Jungle Jane. Saat memasuki pengunjung langsung disuguhkan foto lawas sang pejuang yang wafat pada 23 Desember 1968.

Di dalam museum, pengunjung bisa melihat langsung mulai dari lensa kaca mata yang biasa digunakan, meja kerja, alat-alat kedokteran, bintang jasa, piagam penghargaan, surat menyurat, buku pengetahuan berbahasa Indonesia hingga Belanda, radio, bendera merah putih, sepeda ontel dan lainnya.

Pengurus Museum Mayjen (Purn) dr A.K Gani,  Husin Bastari mengatakan, Pameran Keliling ini  digelar mulai Rabu (25/11/2020) hingga satu pekan kedepan. Masyarakat bisa mendapatkan banyak edukasi tentang dr A.K Gani di museum ini.

Mayjen TNI (Purn) dr A.K Gani mendapat gelar Pahlawan Nasional pada 2007 semasa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dikenal luas sebagai seorang dokter. Tak hanya itu, keahliannya di bidang politik, militer, seni, pemerintahan dan ekonominya diakui dalam sejarah Indonesia.

“Beliau dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 9 November 2007,” katanya.

Dr A.K Gani menjadi orang pertama yang mengibarkan Bendera Merah Putih dan membacakan Teks Proklamasi di Kota Palembang. Oleh karena dr A.K Gani sebagai Pangdam II Sriwijaya pertama, sekaligus Gubernur Sumatera pertama pada tahun 1946 (Sebelum wilayah Sumatera dipisah).

Jabatan tertingginya yakni menjadi Wakil Perdana Menteri, merangkap Menteri Kemakmuran pada Kabinet Amir Sjarifudin I pada 1946 – 1948. Namanya juga diabadikan menjadi nama rumah sakit militer Kesdam II Sriwijaya di kawasan Benteng Kuto Besak Palembang.

“Melalui pameran ini, diharapkan Museum dr A.K Gani bisa menjadi tempat edukasi dan mendapat perhatian lebih besar dari masyarakat, pemerintah daerah dan pusat untuk membenahi dan mengembangkannya,” katanya.

Kepala UPTD Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa, Chandra Amprayadi,  sudah sejak tiga tahun lalu revitalisasi Museum AK Gani harusnya dilakukan. Namun karena berbagai kendala, baru tahun ini perbaikan dan bersama digelarnya pameran keliling ini menjadi momentum peresmian Museum AK Gani.

“Kita bantu melakukan banyak perbaikan dengan dana seminimum mungkin, dan akhirnya pameran keliling tahun ini kita bisa gelar di Museum AK Gani,” katanya. (Iya).

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts