2 Fraksi DPRD Pagaralam Mundur Dari Pembahasan RAPBD-P 2020 dan RAPBD 2021, Kenapa?

Selasa, 10 November 2020
Kantor DPRD Kota Pagaralam

Laporan Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Belum ditandatanganinya hasil rapat dalam berita acara Badan Anggaran DPRD Kota Pagaralam oleh Tim TAPD dan OPD Dinas Ketahanan Pangan Kota Pagaralam saat pembahasan anggaran untuk APBD perubahan 2020, berbuntut panjang.

Read More

Pasalnya, sikap Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pagaralam yang sampai saat ini belum menandatangani berkas berita acara tersebut, dinilai tidak mematuhi aturan yang ada di DPRD Kota Pagaralam.

Imbasnya, dua fraksi DPRD Pagaralam yaitu Fraksi NasDem dan Fraksi Golkar menyatakan sikap menarik diri dari tahapan pembahasan baik di tingkat Komisi maupun di Badan Anggaran dalam kegiatan pembahasan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 dan pembahasan RAPBD tahun 2021.

Juru bicara Fraksi NasDem, Eri Marten, SKom saat menyampaikan pandangan fraksi terhadap pidato pengantar nota keuangan RAPBD Pemkot Pagaralam menegaskan Fraksi NasDem manarik diri dari tahapan pembahasan RAPBD baik perubahan 2020 dan RAPBD induk 2021.

“Kami Fraksi NasDem dimana anggota yang berasal dari partai NasDem menyatakan menarik diri dari tahapan pembahasan baik di komisi maupun di badan anggaran dalam kegiatan pembahasan RAPBD Perubahan tahun anggaran 2020 dan selanjutnya untuk kegiatan RAPBD tahun anggaran 2021 yang dibuka pada hari ini,” tegasnya.

Fraksi NasDem ada catatan khusus dan untuk dijadikan perhatian bagi pemerintah Kota Pagaralam dalam hal ini Kepala daerah terkait sikap salah satu kepala OPD.

“Bahwa pada saat pembahasan anggaran untuk APBD Perubahan 2020, sudara Plt Kepala Dinas tidak menandatangani hasil rapat atau berita acara Badan Anggaran DPRD, Tim TAPD dan OPD terkait berkas terlampir sampai hari ini. Untuk itu dalam hal ini kami menarik diri,” katanya.

Sementara Fraksi Golkar melalui juru bicara yang menyampaikan pandangan Fraksi Olivia, menegaskan bahwa Fraksi Golkar juga menarik diri dari tahapan pembahasan baik di Komisi maupun di banggar.

“Kami Fralsi Golkar juga menarik diri dalam tahapan pembahasan anggaran baik di Komisi maupun di badan anggaran untuk RAPBD Perubahan 2020,” tegasnya.

Menyikapi hal ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Pagaralam, Drs Samsul Bahri Burlian mengatakan, pihak Pemkot Pagaralam akan mempelajari dulu dampak dari penarikan diri dua Fraksi di DPRD dalam tahapan pembahasan RAPBD yang ada.

“Kami akan pelajari dampaknya dulu. Namun sikap yang sudah kami ambil yaitu dengan telah memanggil Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan untuk dimintai keterangan terkait sikapnya. Kami juga telah memberikan teguran keras kepada yang bersangkutan,” ungkapnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts