Palembang, sumselupdate.com – Kompetisi Liga 2 musim 2020/2021 bakal bergulir Februari-Maret mendatang. Hal itu termuat dalam surat cinta yang diterima manajemen Sriwijaya FC dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator Liga 2.
Liga 2 yang bakal kick off satu pekan sesudah Liga 1, sesuai rencana awal. Sementara Liga 3 yang berada dibawah naungan Asprov PSSI, tengah digodok soal waktu. Tapi, tentunya bakal bergulir setelah Liga 2.
Dalam surat yang diterima manajemen Sriwijaya FC, nomor 395/LIB-KOM/XI/2020 yang ditandatangi Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita, telah dijelaskan jika format dan sistem pertandingan Liga 2 tidak mengalami perubahan.
Itu artinya, Sriwijaya FC masih berada di grup D bersama bersama PSMS Medan, Semen Padang, Persijap Jepara, Sulut United, dan Persekat Tegal.
“Dari surat pemberitahuan yang kita terima, format dan sistem kompetisi Liga 2 musim 2020/2021 tidak berubah seperti ketetapan sebelumnya. Sedangkan jadwal pertandingan tetap dengan skema yang sama namun waktunya berubah dengan memperhatikan prinsip waktu kick off pertama Liga 2 2020/2021, digelar satu pekan setelah Liga 1,” ungkap Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin, Rabu (4/11/2020).
Dalam sepucuk surat yang diterima manajemen Sriwijaya FC. Induk sepakbola Indonesia, PSSI juga telah menyampaikan besaran subsidi yang bakal diterima tim Liga 2.
Pemberian subsidi Rp450 juta di babak penyisihan yang akan diserahkan atau cair dalam tiga termin. Tepatnya, ketika kompetisi sedang berjalan. Tak hanya itu saja, PT LIB juga telah menyampaikan jika besaran penundaan kompetisi sebesar Rp100 juta.
“Pembayaran juga akan dilakukan saat kompetisi berlangsung,” ucapnya.
Bagi tim yang melaju ke babak delapan besar, maka berhak mendapatkan dana subsidi Rp200 juta. Besaran subsidi yang sama juga akan diperoleh bagi empat tim melaju ke semifinal.
Sementara bagi tim yang melaju final dan keluar sebagai juar berhak mendapatkan Rp500 juta dan runner up Rp300 juta yang akan cair pasca kompetisi selesai. (Ron)











