Dirut Bank SumselBabel: Tidak Akan Lakukan Test SWAB Massal

Selasa, 21 Juli 2020
Ilustrasi

Palembang, Sumselupdate.com – Manajemen Bank SumselBabel (BSB) tidak akan melakukan test SWAB massal pasca ditemukan puluhan karyawan terpapar Covid-19.

“Tak akan melakukan test SWAB massal. Tapi kami akan melakukan cek juga tracing keluarga dan rekan kerja, “ujar Direktur Utama Bank SumselBabel, Achmad Syamsudin, Selasa (21/7/2020).

Read More

Untuk ke 20 karyawan yang dinyatakan terpapar Covid-19, lanjut dia, saat ini sedang menunggu test SWAB lanjutan untuk penentuan sembuh.

“Semua orang sehat karena mereka orang tanpa gejala (OTG) dan sebagian juga sudah pulang tinggal menunggu tes lagi, ” jelasnya.

Achmad menegaskan, operasional layanan perbankan di kantor cabang maupun kantor cabang pembantu tetap berjalan normal walaupun terdapat puluhan karyawan yang terinfeksi virus korona.

“Pelayanan tak hanya dari kita, dari nasabah dan macem-macem. Prinsipnya lindungi semua karyawan. Kalau karyawannya sehat, nasabah juga senang dan operasional berjalan seperti biasa,” terang dia.

Sebelumnya, kantor cabang pembantu (capem) BSB Sako sempat menutup layanan pada 13 Juli lalu karena terdapat karyawan yang dinyatakan positif Covid-19 melalui pemeriksaan kesehatan (medical check up) rutin. Namun, per 14 Juli lalu hingga kini layanan sudah kembali dibuka secara normal.

Diberitakan sebelumnya, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumsel Yusri, membenarkan ada 20 karyawan bank daerah di Sumsel yang positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19.

“20 pegawai bank tersebut saat ini telah melakukan isolasi mandiri di rumah dan Wisma Atlet Jakabaring Palembang,” kata Yusri, Minggu (19/7/2020).

Menurutnya, informasi ini pihaknya terima dari Dinkes Palembang, dari mereka ada 20 karyawan bank daerah  positif Covid-19.

“20 karyawan bank daerah itu semuanya orang tanpa gejala atau OTG,” ujarnya,
Yusri mengatakan, 20 karyawan bank daerah positif rata-rata tanpa gejala semua,  walaupun ada yang gejala tapi yang ringan-ringan saja seperti demam dan sakit tenggorakan.

“Mereka tidak sakit walaupun sakit ringan-ringan saja,” tuturnya. (ron)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts