Laporan Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com – Aksi perampokan yang menimpa sopir taksi online bernama Felix (39), warga Jalan Veteran, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, pada Sabtu (27/6/2020) dinihari tadi, sudah direncanakan kedua pelaku secara matang.
Hal ini diungkapkan tersangka Muhammad Naufal Syakir (24), warga Jalan Bay Salim, Kelurahan 20 ilir Kecamatan Kemuning saat ditemui Sumselupdate.com di Mapolsek Sukarame Palembang siang ini.
Tersangka Naufal mengaku melakukan hal tersebut karena motif ekonomi dan mengajak temannya Rico (19) untuk melakukan aksi perampokan tersebut.
Menurut Naufal, dalam menjalankan aksi berbagi tugas. Dia berperan untuk menghabisi korban dengan menikamkan gunting ke tubuh targetnya. Sedangkan rekannya Rico menutup pintu mobil agar korban tak bisa keluar.
Namun saat kejadian, ternyata usai ditusuk di kepala bagian belakang, korban berhasil keluar dari mobil dan meminta tolong.
“Niat tu (merampok –red) sudah matang nian. Gunting memang sengajo ku bawa buat jago diri,”kataya.
Di tempat yang sama, Kapolsek Sukarame, Kompol Irwanto mengatakan, kedua pelaku tersebut sudah berhasil diamankan pada Sabtu (27/6/2020) pukul 01.30 WIB.
“Pukul 01.30 pagi kedua pelaku berhasil diamankan. Kejadiannya jam 23.30 WIB, modus memesan orderan dari jalan Rajawali menuju Talang Betutu Residen di TKP dengan memanfaatkan kondisi yang sepi pelaku menusuk korban menggunakan gunting,” ujarnya kepada Sumselupdate.com.
Kapolsek mengatakan, yang berperan melukai korban tersebut ialah Naufal, sementara Rico berusaha menutup pintu mobil saat korban mau berusaha keluar dari mobil. Namun sayangnya tak berhasil, kemudian kedua pelaku berhasil membawa mobil Daihatsu Xenia. Sementara korban berteriak meminta tolong.
Dari keterangannya, kedua pelaku berhasil ditangkap saat berada di Gasing Laut Banyuasin dekat SPBU bersama dengan mobil korban.
Atas tindakannya tersebut kedua pelaku terjerat pasal 365 ayat 1 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.
Sebelumnya, aksi perampokan yang menimpa Felix (39), warga Jalan Veteran, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, berjalan dramatis.
Pasalnya, petugas Polsek Sukarame Palembang dibantu sesama rekan korban melakukan pengejaran mobil korban jenis Daihatsu Xenia nopol BG 1397 OD ke arah Gasing, Kabupaten Banyuasin.
Setelah beberapa jam dikejar, akhirnya mobil korban berhasil ditemukan di pinggir jalan kawasan Gasing, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, Sabtu (27/6/2020) dinihari tadi.
Uai menemukan kendaraan itu, petugas mencurigai ada dua orang yang berjalan tak jauh dari mobil korban tersebut.
Setelah dicegat dan dimintai keterangan, akhirnya kedua orang itu memang benar pelaku perampokan taksi online tersebut.
Ditemui di Polsek Sukarame Palembang usai mendapat luka jahitan di RS Myria Palembang, korban Felix menceritakan awal perampokan menimpanya.
Menurut Felix, pukul 23.30 dia menerima order di dekat Hotel Grand Zuri yang berada Jalan Rajawali Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.
Saat itu menurut korban, kedua pelaku meminta untuk diantarkan ke Talang Betutu Resindece Jalan Kol Dani Efendi, Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang.
Posisi kedua pelaku menurut korban duduk di bagian belakang sopir.
Namun sampai di kawasan Pesantren Aulia Cendekia, korban diminta menepi dan secara tiba-tiba salah satu pelaku menusukan senjata tajam ke bagian kepala bagian belakangnya.
Mendapat serangan mendadak tersebut, korban langsung mencoba melakukan perlawanan dengan keluar dari mobil.
Bersamaan itu kedua pelaku keluar dan mengambil kunci kontak dan kabur membawa mobil korban ke arah Gasing, Kabupaten Banyuasin.
Korban yang dalam kondisi terluka menghubungi rekan-rekannya. Dibantu petugas Polsek Sukarame, rekan-rekan korban melakukan pengejaran.
Beruntung, mobil korban kehabisan bahan bakar. Sehingga petugas dan rekan-rekan korban berhasil menemukan kendaraan roda empat tersebut.
Setelah menemukan mobil tersebut, di tengah perjalanan petugas mencurigai kedua pelaku tengah berjalan. Saat dicegat dan dimintai keterangan, bahwa benar jika keduanya pelaku aksi perampokan tersebut.
“Saat ini kedua orang pelaku sudah kita amankan. Di mana petugas kami sempat mencurigai keduanya yang saat itu sedang berjalan dan kini keduanya telah berada di sini (Polsek Sukarame –red),” kata Kanit Reskrim Polsek Sukarame, Iptu Hermansyah. (**)











