Muaraenim, Sumselupdate.com – Rumah Ican Saputra (30) di Dusun II, Desa Tambangan Kelekar, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), mendadak menjadi sorotan publik.
Tidak ada yang menonjol di kediaman Ican Saputra ini sehingga menyedot perhatian masyarakat khususnya di dunia maya.
Akan tetapi viralnya rumah Ican Saputra di medsos lantaran kediaman itu disebut rumah tak layak huni serta tergolong miskin, namun selama tujuh tahun tidak pernah mendapatkan bantuan pemerintah.
Tak pelak, viralnya rumah Ican Saputra itu membuat unsur tripika Kecamatan Gelumbang, Muaraenim langsung melakukan kunjungan.
Unsur tripika itu adalah Camat Gelumbang, Syarkowi, SSos, Danramil 404-01 Gelumbang, Mardin SE, Kapolsek Gelumbang, AKP Priyatno, SH, SIK, dan anggota DPRD Kabupaten Muaraenim Dapil 3 Izroni Ilyas, SPd, MSi, turun langsung meninjau kediaman Ican Saputra, Kamis (7/5/2020).
Turut hadir Tenaga Sosial Kecamatan, Gelumbang H Amrullah, SIP, Babinkamtibmas Polsek Gelumbang, Babinsa 404-01 Gelumbang, Pemdes Tambang Kelekar, kepala desa, kadus hingga tokoh masyarakat Desa Tambangan Kelekar, Kecamatan Gelumbang.
Kepada Sumselupdate.com Ican Saputra membenarkan kalau rumahnya berdindingkan papan, beratapkan seng, berukuran 3X5 meter belum pernah mendapatkan bantuan.
Kendati demikian, dia mengakui pernah mendapatkan program listrik gratis. “Itu (program listrik gratis –red) saja dibantu,” ucapnya.
Namun pengakuan Ican Saputra berbeda dengan yang diungkapkan Tenaga Sosial Kecamatan, Gelumbang H Amrullah, SIP
Menurut Amrullah, Ican Saputra sudah mendapatkan program JKN APBN, Kwh PLN gratis, jaringan gas rumah tangga, dan sudah masuk DTKS Kemensos.
Namun menurut Amrullah, dana BLT DD tidak dapat karena tidak memenuhi kriteria.
Sedangkan program Bedah rumah tidak dapat karena tidak memenuhi syarat, karena tanah yang ditempatinya bukan milik dirinya.
Senada dikemukakan Kades Tambangan Kelekar, Umar Dani. Dia menjelaskan bahwa Ican Saputra ini sudah dapat bantuan pemerintah seperti JKN KIS, KWH listrik gratis hingga jaringan gas gratis.
“Itu semua telah dia dapatkan, jadi apa yang diviralkan di media sosial bahwa sudah tujuh tahun tidak mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah itu tidak benar,” cetusnya.
Mengenai bantuan dana BLT DD, Umar Dani mengatakan, Ican Saputra memang tidak dapat karena tidak masuk dalam 14 kereteria yang sudah ditetapkan pemerintah pusat.
Dia beralasan Ican Saputra ini masih tergolong muda dan produktif, Di mana berumur baru 31 tahun dan sehat jasmani serta rohani, juga seorang petani karet.
Masalah bedah rumah, Umar Dani menjelaskan lagi, jika Ican Saputra juga tidak mendapatkan, karena rumah yang ditempatinya, tanahnya bukan milik Ican dan pemilik tanah tidak mengizinkan untuk dibangun. (vir)











