Palembang, Sumselupdate.com – Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) resmi berstatus Zona Merah virus Corona atau Covid-19 sejak tiga hari terakhir.
Naiknya level status Palembang dari Zona Kuning lantaran banyaknya pasien positif Corona terpapar dengan tranmisi lokal.
Data terakhir dari Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 di Sumsel, saat ini jumlah kasus positif Corona di Palembang sudah mencapai 54 pasien.
Entah berkaitan atau tidak dengan sinyal yang disampaikan Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda mengenai akan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus rantai Covid-19, masyarakat mulai melakukan aksi borong di pasar tradisional.
Seperti pantauan Sumselupdate.com di pasar tradisonal di Macan Lindungan Bukit Baru, Palembang, Minggu (19/4/2020).
Sejak pukul 06.20 warga mulai memadati pasar tradisional tersebut. Banyak warga membeli kebutuhan sembako seperti beras, sayur hingga buah dalam jumlah cukup banyak.
Salah seorang pedagang mengaku tidak seperti biasanya pasar dipadati pengunjung. Menurutnya, ramainya pasar tidak seperti biasanya.
“Tak seperti biasanya hari ini, warga yang datang sangat membludak. Banyak orang membeli kebutuhan dapur dalam jumlah banyak,” katanya.
Pria yang menjual ikan ini mengatakan, apapun yang dijual pedagang diborong warga. Mulai dari beras, bawang, ayam, ikan, sayur, dan kebutuhan dapur lainnya.
“Sepertinya orang ketakutan Corona sehingga banyak orang mulai menyetok kebutuhan dapur,” ucapnya lagi.
Sementara itu, meski aksi borong terjadi, harga sembako dan sayuran masih normal. Hanya saja harga bawang merah dan putih mengalami kenaikan cukup signifikan.
Harga bawang merah dan putih yang semula Rp40 ribu per kilogram, saat ini naik menjadi Rp52 ribu per kilogram.
Sedangkan harga ayam potong justru turun. Di mana semula berkisar Rp22 ribu-Rp23 ribu per kilogram, pagi tadi harganya turun menjadi Rp18 ribu per kilogram. (edo)











