Inderalaya, Sumselupdate.com – Dampak mewabahnya virus Corona atau Covid-19 yang menyerah hampir seluruh dunia, membuat ekonomi tak stabil termasuk di Indonesia khususnya Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.
Bahkan saat ini harga emas meroket dan kini tembus Rp4,8 juta per suku. Akibatnya saat ini banyak warga memilih menjual daripada membeli emas
Melambungnya harga emas diakui Erik pemilik Toko Emas Mulyadi yang berada di kawasan Pasar Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir.
Menurutnya saat ini harga emas Rp 4,8 juta hingga Rp4,8 juta per suku. Diperkirakan wabah Corona masih menyerang jelang Hari Raya Idul Fitri, harga emas bisa tembus hingga Rp5 juta per suku.
“Kalau kami masih jual Rp4,6 juta per suku, tapi ada juga yang jual sudah Rp4,8 juta per suku termasuk upah. Kalau saat ini masyarakat banyak melakukan aksi jual daripada membeli. Mereka menjual emas untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti sembako. Ya mungkin buat stok sembako di rumah, namun ada juga pedagang buat stok dagangannya, karena butuh modal ya dijual emasnya,” kata Erik, Senin (30/3/2020).
Menurutnya, naiknya harga emas membuat omset penjualannya menurun 50 persen. Di mana pada saat hari normal, dalam sehari bisa menjual 25-50 suku, kalau saat ini hanya 10 suku per hari.
“Alasannya karena ada wabah Corona dan ekonomi yang tidak bergerak. Warga takut keluar rumah karena virus, bekerja otomatis tidak optimal. Selain itu imbauan pemerintah di rumah saja. Jadi ya mau bagaimana lagi, kami juga melayani pembeli harus hiegenis menggunakan masker, hand sanitizer, dan sarung tangan. Soalnya ekonomis sedang susah. Hari-hari biasa bisa menjual 25-50 suku. Saat ini hanya 10 suku, itupun sudah banyak. Kita berharap badai Corona segera berlalu, ekonomi kembali bergerak, warga bisa melakukan aktifitas seperti biasa. Pemerintah juga bisa membantu rakyatnya mengatasi hal sulit ini,” harapnya.
Sementara itu, pembeli emas bernama Yuyun mengeluh saat mendengar harga emas yang tinggi.
“Perasaan baru satu minggu lalu saya mendengar harga emas Rp4.350.000 per suku, sekarang sudah lebih dari itu. Ya Allah mahal sekali emas sekarang ya, aduh,” keluhnya. (hen)











