KPU PALI Gelar Tes Wawancara Calon Aggota PPK, Bawaslu Ikut Awasi

Minggu, 9 Februari 2020
Salah satu peserta ketika mengikuti tes wawancara

PALI, Ssumselupdate.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali menguji calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk menjaring dan menentukan peserta yang bakal duduk menjadi PPK di 5 Kecamatan dalam menghadapi Pilkada PALI 23 September 2020 mendatang.

Kali ini sebanyak 50 peserta diuji keberaniannya menghadapi tes wawancara yang dilakukan langsung oleh lima orang komisioner KPU PALI.

Read More

Tes wawancara tersebut dilaksanakan selama dua hari, sejak Sabtu (8/2) hingga Minggu (9/2) di Sekretariat KPU PALI, Jalan Merdeka Kelurahan Handayani Mulya.

“Yang ikut tes wawancara sebanyak 50 peserta dari 5 kecamatan. 50 peserta tersebut ialah yang lolos pada tes tertulis yang digelar beberapa hari lalu,” ungkap Sunario, Ketua KPU PALI, Minggu (9/2).

Pelaksanaan tes wawancara sendiri diakui Sunario sengaja dilakukan selama dua hari mengingat waktunya tidak memungkinkan apabila digelar serentak.

“Tahap pertama atau hari Sabtu, kita undang 30 peserta dari tiga kecamatan untuk ikuti tes wawancara, yakni dari Talang Ubi, Penukal dan Penukal Utara. Dan tahap akhir ini atau Minggu, ada 20 peserta dari dua kecamatan, yaitu Abab dan Tanah Abang,” terangnya.

Hasil tes disebutkan Sunario bahwa sesuai tahapannya bakal diumumkan sekitar tanggal 15 Februari 2020.

“Dari 50 peserta bakal diambil 25 orang yang menjadi calon PPK terpilih untuk ditempatkan di 5 kecamatan, masing-masing kecamatan 5 orang anggota PPK yang bakal kita umumkan di pertengahan bulan ini,” tukasnya.

Selain itu, yang dalam pelaksanaan tes wawancara, ada beberapa poin yang ditanyakan, salahsatunya motivasi untuk bergabung menjadi anggota PPK.

“Ada juga pertanyaan umum, baik mengenai informasi tentang Kabupaten PALI, mengenai kepemiluan, serta bagaimana membangun kerjasama tim, karena PPK dalam satu kecamatan berjumlah lima orang,” imbuhnya.

Untuk hasil akhir penjaringan PPK, Sunario menegaskan bahwa KPU bakal bersikap transparan dan dipastikan tidak ada unsur titipan atau intervensi dari pihak manapun.

“Yang terpilih nanti adalah bagi mereka yang memang memiliki kemampuan. Jadi kami yakinkan tidak ada titipan apalagi hasil sogok menyogok. Karena dari awal penjaringan PPK dilakukan secara terbuka dan diawasi serta dipantau banyak pihak,” pungkasnya.

Pada pelaksanaan tes wawancara, Bawaslu Kabupaten PALI tidak pernah absen memantau tahapan penjaringan PPK.

“Ya, kita pantau terus untuk memastikan proses penjaringan anggota PPK berjalan mulus agar hasilnya nanti tanpa meninggalkan permasalahan. Kami memantau sampai pada pengumuman akhir nanti,” kata Ketua Bawaslu PALI, Heru Muharam melalui Divisi Pengawasan Iwan Dedi. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts