Kayuagung, Sumselupdate.com – Musim hujan yang menyebabkan bencana banjir, tak begitu mempengarui stok pangan yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Namun yang terjadi justru stok produksi pangan di kabupaten yang berjuluk Bende Seguguk ini melebihi target.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Tanaman Holtikultura OKI, Syahrul MSi, saat diwawancarai Sumselupdate.com di ruang kerjanya, belum lama ini mengatakan, produksi pangan yang dihasilkan melebihi stok yang ada.
Menurut Syahrul, rahasianya adalah saat banjir melanda OKI, petani lebak melakukan penanaman padi jenis IP 200.
Syahrul menjelaskan, untuk meningkatkan produksi padi IP 200 tersebut, pihaknya saat ini tengah melakukan pemanfaatan lahan rawa dengan cara membuat saluran, kanal-kanal, membuat tangkul penangkis.
Kemudian membuat pintu air, dan memberikan pompa kepada petani padi yang membutuhkan.
“Mudah-mudahan pada musim kemarau bisa kita optimalkan penanaman IP 200 di lokasi rawa lebak,” ungkapnya.
Dikatakannya, adapun kecamatan yang dilakukan optimalisasi lahan pasang surut yakni, Kecamatan Air Sugihan, Cengal, Sungai Menang, dan Tulung Selapan.
Sedangkan untuk lahan rawa lebak yaitu di Kecamatan Tanjung Lubuk, Pedamaran, Kayuagung, SP Padang, Pampangan dan Jejawi. (ban)











