Pagaralam, Sumselupdate.com – Perputaran perekonomian di sektor pariwisata di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan (Sumsel) menjelang akhir tahun yang lalu sedikit menurun.
Persoalan ini muncul dikarenakan adanya konflik antara manusia dan harimau yang terjadi di Pagaralam, sehingga membuat banyak wisatawan membatalkan rencana berlibur di kota yang memiliki Gunung Dempo ini.
Anjloknya pendapatan dari sektor pariwisata ini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.
Bahkan Gubernur Sumsel H Herman Deru pernah mengunjungi langsung Kota Pagaralam untuk membahas masalah konflik tersebut.
Namun yang sangat menjadi perhatian serius Gubernur yaitu dampak dari konflik tersebut terhadap sektor pariwisata di Kota Pagaralam.
Untuk itu Gubernur meminta Pemkot Pagaralam untuk segera berbenah agar sektor pariwisata di Kota Pagaralam kembali mengeliat.
Gubernur Sumsel H Hermen Deru mengimbau agar sektor pariwisata di Pagaralam dihidupkan kembali dengan cara menggelar sejumah event besar yang bisa mengundang banyak orang.
“Buat event tahunan sehingga pariwisata Pagaralam semarak kembali. Saya minta Asisten 1 untuk membuatkan Pergub dan arahkan kepada OPD agar jika ada kegiatan outdoor dapat dilakukan di Pagaralam. Ini sebagai recovery atas kasus ancaman binatang buas yang terjadi akhir-akhir ini,” kata Gubernur.
Adanya arahan Gubernur Sumsel tentang hal tersebut disambut baik para pelaku wisata di Pagaralam. Bahkan saat mendapat berita tentang hal tersebut saat ini para pelaku atau pengusaha wisata di Pagaralam langsung bergerak cepat dengan menambah berbagai sarana dan prasarana di obyek wisata mereka.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur yang sudah sangat memperhatikan Pariwisata di Pagaralam. Kami akan terus menambah wahana wisata untuk bisa memanjakan wisatawan yang nanti akan datang ke Pagaralam,” ujar Marlyn pemilik objek wisata Rizal Camping Ground Pelang Kenidai.
Tidak hanya itu para pelaku wisata di Pagaralam saat ini sudah gencar melakukan promosi baik melalui media sosial bahwa saat ini Pagaralam sudah banyak wisata baru dan Pagaralam sudah aman.
Sementara itu, Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni mengimbau para pelaku wisata untuk lebih menyiapkan semua faslitas yang ada dan standar.
“Terkait arahan Pak Gubernur tersebut kita meminta pelaku wisara untuk mempersiapkan fasilitas yang ada diobjek wisata mereka. Namun saat ini Pagaralam tidak hanya bisa menjual wisata alam saja. Harus ada even besar yang digelar agar wisata di Pagaralam lebih dikenal. Jika tidak kita akan kalah bersiang dengan Lampung juga mempunyai wisata alam,” ujarnya.
Dikatakannya, Pemkot Pagaralam dan Pemprov Sumsel sudah berkomitmen akan menggelar kegiatan besar di Pagaralam seperti kegiatan Extreme Besemah seperti triathlon.
“Kegiatan triathlon ada berenang, lari dan sepeda untuk profesional. Sepeda dan lari buat umum serta lari di kebun teh buat massa. Untuk kegiatan ini Pagaralam sudah siap karena alam kita sudah layak untuk kegiaten tersebut,” tegasnya. (ric)











