Teheran, Sumselupdate.com — Kementerian Luar Negeri Iran memanggil Duta Besar Jerman untuk Iran Axel Wilhelm Dittmann sebagai bentuk protes terhadap sikap Berlin yang dinilai Teheran bermusuhan serta dugaan campur tangan Kedutaan Besar Jerman dalam urusan internal Iran.
Pemanggilan tersebut dilakukan setelah sejumlah pernyataan terbaru dari pemerintah Jerman yang dinilai Iran tidak berdasar dan merugikan.
Dalam pertemuan itu, Direktur Jenderal Urusan Eropa Barat Kementerian Luar Negeri Iran Alireza Yousefi menyampaikan penolakan terhadap tuduhan terbaru yang disampaikan Kanselir Jerman Friedrich Merz.
Menurut Kementerian Luar Negeri Iran, Yousefi juga menyampaikan protes keras terhadap pendekatan Berlin yang disebut Teheran sebagai tindakan “tidak beralasan dan destruktif” terhadap Iran.
Selain itu, Yousefi menyoroti dukungan politik dan persenjataan Jerman kepada Israel.
Pemerintah Jerman, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran, disebut Teheran turut bertanggung jawab atas apa yang mereka sebut sebagai genosida dan kejahatan lainnya yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina serta masyarakat di kawasan tersebut.
Kementerian Luar Negeri Iran juga menyatakan pemanggilan Dubes Jerman berkaitan dengan “tindakan intervensi tertentu” yang diduga dilakukan Kedutaan Besar Jerman di Teheran.
Sebelumnya, Merz menyampaikan pernyataan mengenai Iran saat menggelar konferensi pers bersama Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi di Berlin pada Selasa (15/9).
Merz mengatakan dukungan Iran terhadap kelompok-kelompok yang disebutnya sebagai proksi di kawasan harus dihentikan. Ia juga menyerukan agar Iran tidak memperluas konflik ke Irak.
“Iran akhirnya harus mengakhiri blokade di Selat Hormuz ini, dan yang terpenting, mereka harus menghentikan program nuklir militer mereka,” kata Merz.
Perselisihan tersebut menambah ketegangan hubungan antara Iran dan sejumlah negara Eropa di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap konflik dan isu keamanan di kawasan Timur Tengah.
(**)











