Palembang, Sumselupdate.com – Gubernur Sumsel H Herman Deru menghadiri rapat tahunan Bank Indonesia 2019, di Hotel Novotel Palembang, Rabu (4/12) malam.
Rapat yang sudah menjadi agenda tahunan ini dihadiri juga oleh anggota Komisi XI DPR RI Achmad Hafizi Tohir, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel Yunita Resmi Sari, para Bupati dan Walikota serta FKPD.
Menurut Herman Deru, pertumbuhan ekonomi dunia saat ini sedang turun dratis, 2018 dengan angka 3,6 persen dan tahun ini dengan angka 3,0 persen, sedangkan pada 2020 pada angka 3.1 persen. Sementara pertumbuhan perekonomian Sumsel sendiri saat ini meningkat di atas rata-rata Nasional.
Pertumbuhan perekonomian Sumsel saat ini mencapai 5,6 persen di atas pertumbuhan perekonomian Nasional yang hanya 5,02 persen. Proyeksi pertumbuhan ekonomi Sumsel pada tahun ini diperkirakan tumbuh tinggi dan akan meningkat di 2020 mendatang.
“Berkat kerjasama, koordinasi dan kolaborasi kita, TPID itu membuahkan hasil. Sumsel saat ini pertumbuhannya telah di atas Nasional dan Sumsel hanya bersaing pertumbuhan perekonomian dengan Sulawesi dan Kaltim,” ujar Deru.
Ia menyebut, inflasi di Sumsel tetap terkendali pada level rendah dan stabil. Inflasi Sumsel pada November 2019 turan 2,5 persen dan akan tetap terkendali sesuai sasaran hingga 3,0 persen pada tahun 2020 dan inflasi Sumsel saat ini di bawah inflasi nasional. “Saya sangat senang melihat turunnya angka inflasi Sumsel di bawah Nasional,” ujar Deru.
Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel Yunita Resmi Sari menyebut, elektonifikasi keuangan pemerintah daerah di Sumsel kini telah mencapai 100 persen. Untuk menghadapi langkah ke depan, Sumsel perlu melaksanakan tiga faktor kunci.
Pertama penguatan sinergi, kedua penguatan transformasi dan ketiga penguatan inovasi. “Mari kita menyatukan gerak langkah kedepan untuk membangun perekonomian Sumsel semakin maju ke depan,” ujar Yunita. (rel)











