Baturaja, Sumselupdate.com – Dinas Kesehatan Kabupaten OKU menggelar upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 di halaman Kantor Dinkes OKUyang dipimpin Bupati OKU Drs H Kuryana Azis, Rabu (27/1/2019).
Dalam sambutannya Kuryana menyebut, tahun ini HKN mengangkat tema ‘Generasi Sehat Indonesia Unggul’, merupakan salah satu bentuk pengaplikasian amanat dari Presiden Joko Widodo tentang pembangunan SDM.
Dari sambutan Menteri Kesehatan RI Letjen TNI (Purn) Dr dr Terawan Agus Putranto Sp.Rad (K) yang dibacakan Kuryana, ada dua isu penting kesehatan yang harus diselesaikan terkait pembangunan SDM, yaitu masalah stunting dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Dalam lima tahun terakhir, angka stunting (gizi buruk pada balita dan anak-anak) telah berhasil diturunkan hingga 10 persen, tetapi stunting masih menjadi permasalahan serius yang dihadapi masyarakat.
“Begitu juga dengan jaminan kesehatan masih banyak permasalahan dihadapi, seperti BPJS masih belum sempurna. Untuk itu kita terus melakukan inovasi dan terobosan kesehatan yang lebih baik.”urainya.
Lebih lanjut Bupati mengatakan, selain dua isu tadi, yang menjadi fokus Kemenkes dalam 5 tahun mendatang adalah tingginya harga obat dan alat kesehatan, serta masih rendahnya penggunaan alat kesehatan buatan dalam negeri.
Pada peringatan HKN 2019, Bupati OKU menyerahkan plakat dan penghargaan Swasti Saba Padapa Kabupaten OKU Sehat 2019. Disamping itu juga diserahkan bibit ikan nilem bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan sebanyak 300.000 bibit dan diterima Ketua Kelompok Pengawas Sungai di Desa Banuayu.
Penyematan selempang kepada duta cegah stunting OKU oleh Ketua Duta Stunting OKU Hj Badiar Dewi Kuryana Azis kepada ibu-ibu tim Duta Cegah Stunting OKU. Selain itu juga dilakukan penyerahan selempang duta PSC 119 OKU oleh Bupati kepada Laila Adzani, Am.Keb. Deklarasi Desa Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) oleh 23 desa dan berbagai kegiatan lainnya. (arm)











