Bantu Seribu Sak Semen di Ponpes Adzikro, Herman Deru: Inilah Gunanya Kekuasaan Untuk Kebaikan

Sabtu, 26 Oktober 2019
Suasana peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) modern Adzikro di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Batukuning, Kecamatan Baturaja Timur, OKU, Sabtu (26/10/2019).

Baturaja, Sumselupdate.com – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Dalam kunjungan kerjanya Gubernur melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) modern Adzikro  di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Batukuning, Kecamatan Baturaja Timur, OKU, Sabtu (26/10/2019).

Read More

Kegiatan peletakan batu pertama ini dihadiri Wakil Bupati OKU Johan Anuar, Ketua DPRD OKU H Marjito Bachri, Dandim 0403/OKU Letkol Arm Agung Widodo, Kapolres OKU AKBP Tito Hutauruk, Ketua MUI OKU serta Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel dan Pemkab OKU.

Dalam peletakan batu pertama tersebut Gubernur Sumsel menyerahkan bantuan seribu sak semen melalui PT Semen Baturaja.

“Inilah enaknya jadi gubernur, kita bisa meminta pihak lain untuk menyumbang. Inilah gunannya kekuasaan untuk kebaikan,” seloroh Gubernur mengawali sambutannya yang disambut tepuk tangan ratusan undangan.

Menurut Herman Deru, pesantren itu seperti tukang pandai besi yang dapat memberikan nilai tambah pada sepotong besi.

Dikatakannya, pesantren tugasnya menempa manusia menjadi lebih berguna. Semakin tinggi keahlian manusia maka semakin besar perannya di tengah masyarakat.

“Acara ini mulia sekali, membangun pesantren, membangun lembaga pendidikan ini sebenarnya tugas pemerintah, tapi para alim ulama mengambil peran untuk membantu pemerintah karena ada keinginan lebih spesifik untuk melakukan syiar agama Islam,” ujar Deru.

Pada kesempatan tersebut Herman Deru juga mengajak semua yang hadir untuk turut serta membantu pembangunan Ponpes modern Adzikro.

“Yang punya harta, bantu dengan hartanya, yang punya barang bantu dengan barang, yang punya tenaga bantu dengan tenaga, atau minimal kita bantu dengan doa,” kata Deru lagi.

Pada kesempatan itu Deru menitipkan program rumah tahfiz. “Program rumah tahfiz merupakan inisiasi saya dan Pak Mawardi Yahya, di mana minimal satu desa/kelurahan ada satu rumah tahfiz,” pungkas Deru.

Sementara itu, Wakil Bupati OKU Johan Anuar dalam sambutannya mengapresiasi pendirian Ponpes modern Adzikro.

“Mudah-mudahan ke depan pondok pesantren ini dapat mendidik putra-putri OKU menjadi pribadi yang cerdas dan agamis,” kata Johan.

Joham Anuar juga berharap bahwa Ponpes Adzikro dapat melahirkan para hafiz-hafizah n di Kabupaten OKU.

“Kami akan memberikan beasiswa bagi para hafiz Quran, kalau kurang dari pemerintah saya secara pribadi siap menambahi,” kata Wabup yang akrab disapa JA itu.

Ketua Ponpes moder Adzikro, Dr KH Agus Mutamsir menjelaskan, ponpes yang dipimpinnya didirikan untuk semua golongan, suku, dan ras.

“Mari kita bangun bersama mari kita jaga bersama dan untuk investasi. Mari kita membangun istana di surga salah satunya dengan membangun ponpes. Maka silahkan bagi yang mau dan ingin memajukan pondok pesantren. Mungkin Pak Gubernur mungkin Pak Wabup asramanya mungkin Pak Ketua DPRD membebaskan tanah 14 hektar lagi mudah-mudahan semuanya terwujud,” ujarnya.

Pastinya, saat ini Ponpes modern Adzikro baru memiliki lahan seluas 8.000 meter persegi dan pihak yayasan berharap dapat membebaskan lahan seluas 14-20 hektar.

“Tahap awal ini kita mungkin akan membuka tingkat Aliyah, Insha Allah tahun 2020 kita akan menerima santri baru, sesuai arahan Pak Gubernur tadi,” pungkas Ustadz Agus. (arm)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts