Palembang, Sumselupdate.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi Palembang meminta masyarakat untuk dapat menampung air bersih, sebab pada 26 Oktober mendatang akan menghentikan sementara pengaliran air bersih.
Penghentian distribusi air bersih karena akan dilakukan pengerjaan koneksi pipa 700 mm di Jalan Soekarno-Hatta Palembang guna mengoptimalisasi pengaliran ke booster AAL yang sebelumnya hanya 150 L/detik menjadi 250 L/detik
Direktur PDAM Tirta Musi Andi Wijaya Adani mengatakan, selama pengerjaan berlangsung pada hari Sabtu tanggal 26 Oktober 2019, maka akan ada penghentian distribusi air bersih mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB atau selama kurang lebih sembilan jam.
“Adanya optimalisasi tersebut akan mengalami stop produksi dari jam 08.00 Wib sampai 17.00 Wib selama ± 9 jam (tentative),” ungkap Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Musi Palembang Andi Wijaya melalui pesan WhatsApp kepada Sumselupdate.com, Kamis (24/10/2019).
Adapun wilayah yang terkena dampak gangguan pengaliran dari pekerjaan tersebut yaitu UP Alang-alang lebar dan UP Karang Anyar dengan total pelanggan 12266 SL.
“Unit AAL terdiri dari SMB Kanan dan Kebun Bunga dengan rinciannya ada 5511 SL pelanggan yang terganggu. Sementara di Unit Karang Anyar meliputi daerah Macan Lindungan, Soekarno Hatta, dan Tanjung Barangan dengan jumlah pelanggan yang akan terganggu 6755 SL,” jelasnya.
Selain AAL, UP pelayanan Karang Anyar juga terkena dampak mulai dari kawasan Macan Lindungan dengan jumlah 4450 pelanggan meliputi, jalan Parameswara, Demang Lebar Daun, Hulubalang, Alamsyah Ratu Prawira Negara (sebelah kanan s/d Simpang Jl. Putri Kembang Dadar).
Titik penghentian distribusi air bersih juga di wilayah Jalan Macan Lindungan, Komplek Grand Mutiara Residence, Komplrk Griya Cipta Sejahtera, Perum Kopti, jalan Karya Baru, Bukit Baru Ujung, Tanjung Rawo, Komplek Grand Hill, Komplek Diamond Residence, dan jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara (sebelah kanan s/d pintu masuk Komplek Polygon.
Sedangkan untuk daerah Soekarno-Hatta dengan total 945 pelanggan meliputi Jalan Soekarno-Hatta sampai dengan SPBU Sukasari, Komplek Palembang Dian Regency, Jalan Lubuk Bakung, Sukasari, Griya Putri Agung, Jalan Lubuk Bakung daerah yang tinggi, Jalan Sukasari daerah yang tinggi.
Daerah Tanjung Barangan dengan jumlah 1.360 pelanggan meliputi Tanjung Barangan, Lorong Romli Aguscik, Komplek BSI, Perum Barangan Indah, Perum Citra Bukit Lestari, Perum Pinang Raya.
Jalan Temiang, Komplek Barangan Hills, Komplek Terra Barangan, Komplek Le Garden I, Komplek Grand 2, jalan Tanjung Aur, jalan Tanjung Bubuk, jalan Tanjung Bakiah, Perumahan Tanjung Bakiah, Perumahan Griya Prima Permai, dan Perumahan Fattah Residence.
Normalisasi pengaliran air bersih setelah gangguan memakan waktu ± 2 X 24 jam, terutama untuk di daerah ujung pengaliran.
“Untuk itu kepada pelanggan di wilayah yang terkena dampak, agar dapat menampung air untuk mengantisipasi kebutuhan selama terjadinya gangguan pengaliran. Atas ketidaknyamanan tersebut, pihak PDAM Tirta Musi menyampaikan permohonan maaf,” katanya. (yud)











