Sekayu, Sumselupdate.com – Suasana Pendopoan Griya Bumi Serasan siang ini terlihat beda dari biasanya dan lebih meriah. Puluhan anak-anak berseragam dan ibu-ibu terlihat antusias. Anak-anak dan ibu tersebut merupakan peserta Lomba Paduan Suara Lagu Perjuangan (PSLP) Tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK dan Umum.
Lomba paduan suara lagu perjuangan tersebut memberikan warna berbeda pada peringatan hari jadi Kabupaten Musi Banyuasin ke 63 tahun ini. Acara berlangsung di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Kamis (19/9/2019).
Peserta lomba diwajibkan menyanyikan dua lagu yaitu Maju Tak Gentar dan 17 Agustus Tahun 45. Kegiatan lomba tersebut merupakan hasil kerja sama antara Dikbud, Dinas PUPR, Disnaker dan Dinas Perhubungan Kabupaten Muba.
Bupati Muba H Dodi Reza Alex diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Ibnu Saad mengharapkan lomba tersebut dapat menjadi pemicu untuk menghidupkan kembali lagu-lagu perjuangan di kalangan anak-anak. Ia juga mengapresiasi pemilihan lagu wajib tersebut.
“Semoga dapat meningkatkan generasi muda kita, akan perjuangan perjuangan dalam membangun bangsa dan negara ini. Generasi muda kita juga harus mengimplementasikan nilai-nilai juang dari para pejuang-pejuang baik tingkat Kabupaten Muba,” ungkapnya.
Terakhir ia mengharapkan kepada peserta dalam lagu-lagu perjuangan tersebut untuk menunjukkan kualitas yang terbaik dan dapat menciptakan suasana yang dapat mempererat persahabatan dan persaudaraan sebagai generasi muda dari masing-masing tingkat pendidikan.
“Lagu tersebut mengajarkan bahwa meski sedang menghadapi berbagai masalah, diharapkan kita tetap maju dan tidak gentar menghadapi segala rintangan. Kepada para peserta saya harap agar melakukan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh karena ini merupakan prestasi bagi pendidikan kita, terutama prestasi yang membanggakan bagi sekolah yang memberikan keputusan kepada murid-muridnya untuk mengikuti lomba ini,” tutupnya. (rel)











