Kuala Lumpur, Sumselupdate.com – Universitas PGRI Palembang dan University of Malaya resmi menjalin kerja sama yang dituangkan dalam nota kesepahaman.
Berkas Memorandum of Understanding (MoU) ini ditandatangani Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi dan Deputy Vice Chancellor of University of Malaya, Prof Dr Kamila Ghazali, Jumat (2/8/2019).

Dalam kegiatan penandatanganan MoU tersebut dan pembicaraan tingkat pimpinan kedua perguruan tinggi itu dihadiri dari University of Malaya di antaranya Prof Dr Kamila Ghazali (Deputy Vice Chancellor), Prof Dr Yvonne Lim, PhD (Director of International Relation Office) atau Pengarah Hubungan Antar Bangsa.
Kemudian, Prof Dr Jariah Mohd Jan (Dekan Fakulty of Languages and Linguistics), Salifah Hasanah Ahmad Bedawi, Dr Surinderpal Kaur Chanan Singh, Dr Ab Halim, dan Dr Woo.
Sedangkan dari Universitas PGRI Palembang hadir Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi, Sekretaris Umum YPLP-PT PGRI Provinsi Sumsel, Drs H Djamaani Jakfar, MPd, Nuryati, SPd.
Turut hadir Wakil Rektor III, Drs. Sukardi, MPd, Direktur Pascasarjana, Dr H Houtman, MPd, Dr Mulyadi, MA (Kepala Humas, Protokol, Promosi, dan Kerja Sama), dan Dr Achmad Wahidy, MPd (Kasubag Akademik PPs).
Pada kesempatan tersebut akan dibahas lebih lanjut berbagai program atau kegiatan yang akan ditindaklanjuti oleh kedua lembaga melalui Memorandum of Agreement (MoA).
Beberapa kegiatan atau program yang akan ditindaklanjuti dalam MoA nantinya meliputi Research Collaboration, Join Publication, Students and staff Exchanges, dan beberapa program lainnya yang disepakati bersama.
Kedua lembaga juga sepakat memberikan kesempatan kepada mahasiswa Strata 1 (S1) dan Strata 2 (S2) dari masing-masing lembaga untuk mendapatkan pengalaman guna mengenal atmosfer perkuliahan dari masing-masing universitas baik di Universitas PGRI Palembang dan University of Malaya selama satu atau dua minggu.
Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi menjelaskan, berbagai fakultas dan program studi (prodi) dari Universitas PGRI Palembang yang dapat melakukan kerja sama dengan berbagai fakultas yang ada di University of Malaya.
Sementara itu di hari yang sama dan tempat berbeda, 172 orang mahasiswa Program Pascasarjana (PPs) Universitas PGRI Palembang mengikuti 7th UMDS International Conference di Holiday Villa Hotel & Conference Centre, Subang Jaya, Selangor.
Kegiatan seminar ini merupakan rangkaian dari International Study dan International Conference di Kuala Lumpur, Malaysia mulai 1-5 Agustus 2019,
Pada seminar ini ada lima pembicara dari Universitas PGRI Palembang. Mereka adalah RM Cipta Aria menyampaikan papernya di Vintage Ballroom dengan judul paper ‘English Use in Indonesia and Its mistakes to the English Native Speaker Viewer’s discourse’.
Hani Ayu Rahmatiah menyajikan ‘Do Gay Men sound Gay? A study about Gay Male Speech Representation on TV show’
Abu Salim, Houtman, Achmad Wahidy, menyajikan paper ‘The principle of Politeness in the Language of Wong Palembang’
Tahrun, Readability of EFL-Textbook for Senior High School Students in the Indonesian Context dan Lisda Enny dengan paper Dalihan Natolu: The Bataknese Philosophy in Social Interaction.
Beberapa pembicara pada Conference ini di antaranya Mie Mie Kyaw dari Universiti Teknologi MARA, Malaysia, Aishin Nada Ahmad Rashidi dari University of Malaya.
Ada juga Prof Dr Richard Fitzgerald dari University of Macau, Associate Prof Dr Michele Lazar dari National University of Singapore, Dr John Knox dari Macquaire University.
Selanjutnya, Dr Surinderpal Kaur A/p Chanan Singh, Senior Lecturer and Deputy Dean of Postgraduate studies of Faculty of Languages and Linguistics University of Malaya.
Conference ini diikuti oleh penyaji dan peserta yang berasal dari 13 negara. Sehubungan dengan kegiatan seminar tersebut, Ahmad Badaruddin dari Prodi Bahasa Inggris PPs Universitas PGRI Palembang menyatakan sangat senang dan mendapatkan pengalaman serta pengetahuan yang luar biasa.
Beliau mengaku dapat bertemu dan bertukar pengalaman dengan para peserta lainnya yang berasal dari berbagai negara.
Demikian juga halnya dengan Rusni dan Intan dari Prodi Bahasa dan Satra Indonesia serta Imansyah dan Feri Irwadi dari prodi Manajemen Pendidkan mengungkapkan hal yang sama. (hyd)











