Kayuagung, Sumselupdate.com – Sejak sepekan terakhir Badan Narkotika Nasional (BNN) menjadi pusat perhatian dan perbincangan. Pasalnya, beberapa orang pejabat yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI), mengikuti tes urine narkoba di kantor BNN OKI.
Ditemui di kantornya, Kepala BNN OKI, H Ahmad, SOS, MM melalui Kabag TU, Efriadi Amd dan didampingi Kasi Rehabilitasi Purnama Munthe, SKM ketika dikonfirmasi membenarkan jika sepekan terakhir terdapat beberapa pejabat yang mengikuti kegiatan tes urine.
“Memang benar hingga sepekan terakhir sudah ada empat pejabat OKI yang mengikuti tes urine yang bertujuan untuk sebagai salah satu prasyarat seleksi jabatan tingkat pratama, Pemkab OKI,” ujar Kasi Rehabilitasi Purnama Munthe, SKM.
Dijelaskannya, ada pun ke empat pejabat yang telah mengikuti tes urine narkoba ini yaitu Antonio Ramadan, yang kini menjabat sebagai Plt Kadishub OKI. Lalu, Hendri SH, MM, yang kini menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan (Tapem).
Kemudian, Dra Dirta Sarina, MM, yang kini menjabat sebagai Sekretaris KPU OKI dan Dedi Rusdianto, SPd, MSI, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Kabupaten OKI.
Dikatakannya tak hanya melakukan kegiatan tes urine narkoba di BNN OKI, pihaknya juga melakukan pelayanan rehabilitasi ringan bagi korban penyalahgunaan narkoba.
“Kami pun memberikan bimbingan atau konseling dan pemeriksaan kesehatan,” katanya.
Kasi Rehabilitasi Purnama Munthe, SKM menambahkan pihaknya juga kerap turun ke lapangan dan menjangkau korban yang terkena narkoba. Dan memberikan motivasi bagi keluarga dan korban penyalahgunaan narkoba.
“Sejak Januari-Juli tahun 2019. Jumlah korban penyalagunaan narkoba sebanyak 12 orang yang kita rawat jalan di Klinik BNN OKI. Dan untuk rawat inap sebanyak empat orang. Di sini, kita hanya memfasilitasi saja sebab mereka dikirim atau dirujuk ke Kalianda dan Lido yang memang tempat rehab milik BNN,” paparnya seraya mengatakan pihaknya juga melakukan sosialisasi bagi siswa SMP dan SMA pada saat kegiatan Masa Pengenalan Siswa Baru (MPLS) serta menjadi narasumber bagi instansi dan dinas lain.
Kasi Rehabilitasi Purnama Munthe, SKM mengimbau kepada masyarakat jika ada keluarga yang korban penyalahgunaan narkoba silahkan bawa ke BNN dan mereka tidak terlibat hukum. (ban)











