Dimas Triyono Wakili OKI Paskibra Tingkat Nasional

Selasa, 23 Juli 2019
Bupati Oki Iskandar, SE bersama Dimas Triyono Putra

Kayuagung, Sumselupdate.com – Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), berbangga. Pasalnya, Dimas Triyono Putra, salah satu pelajar asal SMAN 3 Kayuagung, OKI terpilih menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat nasional 2019.

Dimas bersama putra-putri terbaik Indonesia lainnya akan mengibarkan bendera pusaka di Istana Negara Jakarta, pada HUT RI ke 74 tahun, 17 Agustus 2019 mendatang.

Read More

Dimas terpilih setelah sebelumnya menyisihkan sebanyak 51 pelajar terbaik se-Sumsel yang mengikuti seleksi dengan ketat Paskibraka Nasional di Wisma Atlet Palembang sejak April lalu.

“Setiap Kabupaten/Kota diutus tiga pasang pelajar untuk dipilih satu pasang mewakili Sumsel. Dan alhamdulilah untuk putra terpilih perwakilan dari Kabupaten OKI dan putri dari Banyuasin,” ujar Ihsanul Amri, Ketua PPI Kabupaten OKI saat beraudiensi dengan Bupati OKI, H Iskandar, SE di Pendopo Rumah Jabatan Bupati OKI, Kayuagung, Senin (22/7/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati OKI, H Iskandar, SE mengungkapkan kebanggaannya terhadap Dimas yang membawa nama baik Kabupaten Ogan Komering Ilir ke kancah nasional.

“Saya bangga, putra OKI terpilih mewakili Sumatera Selatan, jadikan motivasi agar semakin sukses ke depan,” katanya.

Iskandar, SE juga berpesan agar Dimas menjaga kesehatan dan stamina mengingat latihan keras yang akan dijalani di Jakarta.

“Agar ananda menjaga kesehatan dan stamina agar siap nanti mengibarkan bendera di Istana,” pesannya.

Kesempatan langka menjadi Paskibraka nasional bukan hal yang mudah bagi putra Bungsu Drs Sugiono, M Si dan Ibu Anita ini.

Demi menggapai keinginannya itu, Dimas mengikuti ekstrakulikuler baris berbaris di sekolahnya. Lantaran kegigihan dan keseriusan pula Dimas lulus seleksi di tingkat Kabupaten, tingkat provinsi Sumsel dan lolos seleksi nasional.

“Harus melewati berbagai macam test kemampuan fisik dan tes tulis. Dan alhamdulillah mendapatkan peringkat pertama dari peserta se-Sumsel,” kata Dimas.

Meskipun sudah dari kecil aktif berolahraga, tantangan paling sulit menurut Dimas saat tes fisik.

“Tes fisiknya seperti sit up. Saat tes sit up, nilai yang dicapai 100 dengan 55 kali hitungan,” urai pelajar yang memiliki tinggi 178,5 sentimeter itu.

Dimas merasa bersyukur dapat menjadi bagian Paskibraka Nasional 2019. Mulai 25 Juli besok dia bersama perwakilan se-Indonesia akan menjalani masa karantina.

“Saya bersyukur dan mempersiapkan diri. Tidak sabar menanti 17 Agustus mendatang sebab sangat ingin bertemu dengan Presiden Indonesia Joko Widodo,” tutupnya. (ban)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts