Palembang, Sumselupdate.com – Salah seorang Jemaah Calon Haji (JCH) asal OKU Timur Sarmiyati binti Katiran terancam gagal diberangkatkan ke Tanah Suci karena gangguan kesehatan.
Wanita berusia 44 tahun yang tergabung dalam Kloter I Embarkasi Haji Palembang tersebut harus dirawat karena penyakit yang dideritanya.
Sarmiyati yang mengidap diabetes harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit karena luka serius yang dialaminya pada bagian kaki. Atas alasan medis, satu kaki Sarmiyati harus diamputasi.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumsel Alfajri Zabidi mengungkapkan, atas alasan tersebut keberangkatan Sarmiyati terpaksa ditunda.
Alfajri mengatakan, keberangkatan jemaah haji ke tanah suci berdasarkan atas rekomendasi dari dokter yang menyatakan kondisi kesehatan calon jemaah. Bila kemudian dokter mengizinkan, maka pasien yang dinyatakan sehat dan mampu untuk menjalankan ibadah suci maka akan diberangkatkan pada kloter berikutnya.
“Kalau jemaah ini diizinkan oleh tim kesehatan PPIH untuk berangkat maka akan kami berangkatkan dengan melihat shit kloter selanjutnya,” ujar Alfajri, Selasa (9/7/2019).
Alfajri juga menghimbau kepada petugas PPIH yang belum berangkat untuk memantau dan senantiasa mengingatkan para Jemaah Calon Haji khususnya yang memiliki riwayat penyakit untuk ekstra hati-hati dalam menjaga kondisi kesehatannya.
“Saya berharap tim PPIH ini mewanti-wanti betul jemaahnya jangan sampai saat akan berangkat justru kolestrolnya naik, darah tinggi atau gula darahnya kambuh. Jadi kondisi kesehatan harus dipelihara betul dengan menjaga istirahat dan pola konsumsi,” beber Alfajri.
Keberangkatan Embarkasi Palembang pada hari ini memberangkatkan 449 JCH dari kloter 3 yang berasal dari OKU Timur dan Palembang. Para jemaah diberangkatkan pada pagi tadi dari Bandara Internasional SMB II Palembang menuju tanah suci.
Sementara JCH Kloter 4 yang berasal dari Lubuk Linggau, Pagaralam, KBIH Petro Al Hajj, KBIH Muhammadiyah dan KBIH Petro TPHD telah tiba diasrama haji pagi tadi dan dipersiapkan untuk keberangkatan esok hari pada pukul 10.00 WIB. (adi)











