Palembang, Sumselupdate.com – Untuk mencegah agar kebekaran hutan dan lahan tidak terjadi, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berencana mengubah 250 ribu lebih lahan gambut sebagai area produktif, yakni menjadi lahan persawahan.
Gubernur Sumsel H Herman Deru menyampaikan, saat ini Sumsel memilki lahan 1,4 juta hektar lahan gambut dan itu sangat berpotensi terjadi kebakaran terutama pada saat musim kemarau.
“Sebanyak 1,4 juta hektar lahan gambut berpotensi terbakar, sehingga akan kita ubah polahnya agar tidak terjadi kebakaran lagi,” ungkapnya, Kamis (27/6/2019).
Dijelaskannya untuk penanganan Karhutla, perlu biaya yang besar. Oleh sebab itu, lebih baik melakukan pencegahan antara lain dengan memproduktifkan lahan gambut yang berpotensi menyebabkan karhutla.
Sebagian besar lahan-lahan yang tidak produktif rawan terjadi kebakaran, dengan pola merubah menjadi lahan produktif diyakini mampu menekan tetjadi kebakaran.
“Kita terus berupaya membuka lahan tersebut menjadi lahan produktif, agar biaya yang besar untuk penanganan Karhutla bisa dimanfaatkan untuk sektor lain yang lebih dibutuhkan,” ungkapnya. (adi)











