Palembang, Sumselupdate.com – DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel secepatnya melakukan inventarisir aset-aset milik Pemprov. Permintaan ini disampaikan dikarenakan banyaknya aset milik Pemprov Sumsel yang tidak jelasnya keberadaan.
“Saya rasa tidak ada masalah. Hal yang wajar saat peralihan kepemimpinan, dari gubernur lama ke gubernur yang baru. Ya tentunya masih baru menyusun aset-aset yang ada. Kalau dari sisi itu kita maklumi karena perubahan tadi sehingga mereka tidak tahu keberadaannya. Tapi Pemprov Sumsel harus secepatnya melakukan inventarisir aset-aset itu,” pinta Ketua DPRD Sumsel M A Gantada, Kamis (23/5/2019).
Ditegaskan Gantada, saat ini memang bayak aset milik Pemprov Sumsel yang tersebar dan belum diinventarisir secara detail. Untuk itu, setelah dilakukan inventarisir harus dilakukan pengumpulan jika aset tersebut merupakan aset barang bergerak seperti kendaraan dinas.
“Tinggal telusuri saja, barangnya ada kok. Itu kan tinggal diinventarisir dan selanjutnya dilakukan pengumpulan. Saya kira tidak menjadi masalah kok,” tegas politisi PDI Perjuangan ini.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengungkapkan, jika saat ini Pemprov Sumsel terus melakukan pendalaman guna memfinalkan secara rinci aset milik Pemprov Sumsel yang masih belum jelas keberadaannya baik rumah dinas maupun kendaraan dinas. “Sekarang sedang kita bentuk tim dan kita sudah kerjasama dengan KPK untuk mengusut ini,” ungkap Mawardi.
Untuk diketahui, berdasarkan data yang ada, jumlah rumah dinas milim Pemprov Sumsel sebanyak 587 unit. Jumlah kendaraan dinas roda 4 sebanyak 1.263 unit, roda tiga sebanyak 17 unit dan roda dua sebanyak 2.313 unit. Dari aset-aset itu, sebanyak 273 unit roda empat dan 836 unit roda dua tidak dapat ditelusuri keberadaannya.
Sedangkan aset yang tercantum dalam berita acara pinjam pakai tapi tidak ada dalam KIB di Biro Umum dan Perlengkapan Pemprov Sumsel yakni untuk roda dua sebanyak 232 unit dan roda empat sebanyak 247 unit. (mor)











