Palembang, sumselupdate.com – Perampokan di siang bolong kembali terjadi di kota Palembang Rabu (3/4) sekitar pukul 08 00 WIB, kali ini menimpa pasangan suami istri (pasutri) Djulijono dan Evi Julianty.
Keduanya jadi korban perampokan di Jalan Semeru, Kelurahan 17 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I Palembang yang diduga pelakunya berjumlah empat orang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, korban pasutri ini berangkat dari rumahnya di Jalan Taman Siswa, Kelurahan 14 Ilir hendak menuju toko emasnya di kawasan Sayangan dengan menumpang bentor.
Berdasarkan rekaman CCTV yang diperoleh di TKP Jalan Semeru, Bentor yang ditumpangi korban dicegat oleh pelaku. Salah satu pelaku menarik tas hitam yang dibawa oleh korban yang berisi emas seberat 2,5 kilogram sempat terjadi tarik menarik hingga pelaku membacok tangan kedua korban.
Menurut Yani salah satu saksi mata di lokasi kejadian menuturkan, korban sedang naik bentor lalu dihadang oleh pelaku yang berjumlah empat orang yang mengendarai dua sepeda motor.
“Satu motor berada di samping bentor dan satu motor lainnya mencegat bentor dari depan salah satu pelaku yang dibonceng turun lalu narik tas milik korban,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakannya, para pelaku membawa senjata tajam jenis pisau dan parang yang digunakannya untuk melukai pelaku.
“Setelah tas korban diambil, pelaku langsung lari ke arah Jalan Kolonel Atmo, sedangkan korbannya terkapar dengan luka bacok,” bebernya.
Selain kehilangan emas seberat 2,5 kilogram, akibat dari peristiwa ini kedua pasangan suami istri Djulijono dan Evi Julianty dirawat di rumah sakit RK Charitas untuk mengobati luka bacok ditangannya. Sedangkan anak korban membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Ilir Timur I. (tra)











