Baturaja, Sumselupdate.com – Imbas belum dibayarnya gaji karyawan PTP Mitra Ogan terus berlanjut. Diketahui pintu Pabrik tersebut saat ini digembok dengan rantai oleh karyawan.
“Benar saat ini gerbang pabrik dirantai gembok tak ada aktifitas sama sekali,” ucap Manajer PIN PTP Mitra Ogan.
Otomatis tak ada aktifitas sama sekali, saat ini unsur pimpinan bersama perwakilan karyawan tengah berada di Jakarta untuk mempertanyakan nasib perusahaan perkebunan sawit itu.
Mereka mengunjungi pemegang saham RNI Holding serta BPK dan kementerian BUMN didampingi anggota Dewan OKU Mirza Gumai.
Para karyawan Mitra Ogan sendiri saat ini banyak bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka, seperti diungkapkan Kardi, dirinya bahkan rela berjualan gorengan untuk menyambung hidup.
Diakuinya, bersama karyawan lainya, sudah hampir dua tahun lebih kondisi seperti ini dialami para karyawan. Mereka menunggu hal yang tak pasti, hak mereka – gaji dan tunjangan belum dibayar.
Padahal kata dia, ada beberapa bulan pabrik masih beroprasi, namun tak ada balas budi dari perusahaan.
Mereka mengaku pesimis dengan nasib perusahaan yang semakin hari semakin tak menentu.
Namun, di sisi lain mereka berharap ada kejelasan nasib mereka saat ini, “Kami berharap aktifitas Pabrik kembali normal, gaji karyawan dibayarkan. Sebab tentu sangat disayangkan aset yang ada saat ini, akan banyak pengangguran jika memang benar perusahaan ini tutup,” tambah Yan, karyawan lainnya.
Saat sumselupdate.com coba menghubungi unsur pimpinan yang sedang berada di Jakarta, belum ada informasi lanjutan dari hasil pertemuan itu. (wid)











