Bedah Isu Farmasi, HKMF Unsri Hadirkan BPOM RI

Senin, 5 November 2018

Palembang, Sumselupdate.com – Guna membedah seputar farmasi terutama bagaimana menjamin mutu produk obat, kosmetik dan makanan yang benar-benar baik dan sehat, Himpunan Keluarga Mahasiswa Kefarmasian (HKMK) Universitas Sriwijaya menghadirkan BPOM RI dalam seminar nasional dan wokrshop yang digelar di Ballroom Hotel Santika Primiere.

Ketua Pelaksana Seminar Nasional dan Workshop M Adrizal Arsyad Syam mengatakan bahwa kegiatan ini tak hanya diikuti oleh 500 peserta dari mahasiswa farmasi Unsri tapi juga dari mahasiswa lain di Sumsel.

Read More

“Bahkan ada juga dari umum, keprofesional baik itu dari Sumsel maupun ada juga dari Jambi, Padang, Riau, Jakarta dan Jogja,” jelasnya.

Kegiatan ini menarik lantaran menghadirkan berbagai narasumber berkompeten salah satunya Dra Indriaty Tubagus, Apt, MKes yang merupakan Direktur Inspeksi dan Sertifikat Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplemen dan para pakar farmasi lain.

“Setiap tahun kita terus mengangkat isu-isu yang penting untuk dibahas lebih dalam. Dan ini adalah tahun keempat dari keempat seminar dan workshop nasional. Dan isu tahun ini tentang penjaminan produk obat, kosmatik dan makanan dalam aspek farmasi,” timpal Ketua HKMK Muhammad Soleh.

Lanjutnya, dirinya mencontohkan soal Visotin DS yang ditarik dari pasaran sebetulnya bukan obatnya tapi cangkangnya yang mengandung zat dari babi. Dan beberapa kasus lain yang diangkat melalui seminar dan workshop.

“Beda dengan saat diperkuliahan, karena di seminar dan workshop ini lebih detail dan diikuti demo bagaimana obat, kosmetik dan makanan itu baik, jadi dari awal dikupas. Kalau dikuliah semua zat dicampur lalu dikaji,” pungkasnya. (sbw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts