Palembang, Sumselupdate.com – Kementrian Agama (Kemenag) RI mengusulkan agar kompetisi Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) PTKIN se Sumatera bisa digelar dua tahun sekali.
Hal itu disampaikan Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama RI, Prof Arskal Salim GP saat menutup Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) mengatakan bahwa PKM PTKIN ini menjadi penggugah potensi mahasiswa se Sumatera.
“Sehingga kami menawarkan kompetisi ini bisa digelar selama dua tahun sekali,”ujarnya saat menutup PKM PTKIN 2018 di Asrama Haji Palembang, Jumat (13/10/2018).
Dan berdasarkan hasil musyawarah maka tuan rumah selanjutnya dilaksakan oleh UIN Imam Bonjol Padang pada tahun 2020 mendatang.
“Untuk itu, kami berharap dimasa mendatang, para PTKIN se Sumatera bisa mempersiapkan mahasiswanya dengan memetakan kekuatan yanh bakal diikuti pada lomba PKM,” pungkasnya.
Senada dengan itu dikatakan, Ketua Pelaksana PKM 2018, Nilawati menjelaskan bahwa tim tuan rumah berhasil bertengger di level teratas pada multievent se Sumatera tersebut setelah berhasil mengumpulkan 14 emas, 8 perak dan 5 perunggu.
Sementara untuk posisi kedua berhasil disabet oleh kontingen UIN Metro dengan perolehan 11 emas, 10 perak dan 1 perunggu. Dan diposisi tiga besar diperoleh UIN Sultan Syarif Kasim Pekanbaru dengan 4 emas dan 4 perunggu,” jelasnya.
Sementara posisi terakhir yakni posisi 20 harus legowo diperoleh oleh kontingen UIN Bengkulu dengan tanpa membawa medali satu pun pada multievent PTKIN se Sumatera ini.
Sementara itu, Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof HM Sirozi mengaku sangat mengapresiasi dengan para pejuang UIN Raden Fatah Palembang yang berhasil membukukan kompetisi dengan memperoleh juara umum.
“Kepada seluruh para juara, kami ucapkan terima kasih karena telah menjadi yang terbaik, bukanbtidak mungkin bahwa ini adalah talenta2 terbaik, jika diberikan suporrting dan kesempatan akan lebih bersinar lagi,” pungkasnya. (sbw)











