Jakarta, Sumselupdate.com – Berdasarkan hasil survei Etos Institut, nama Hafisz Tohir masuk dalam deretan 10 nama dari 560 anggota DPR RI yang layak dipilih kembali dalam pemilu 2019 mendatang.
Seperti dikutip dari laman tempo.co, hasil survei tersebut menunjukkan bahwa Hafisz Tohir yang berasal dari Partai PAN dan saat ini menjabat Wakil Ketua Komisi XI DPR RI memperoleh 4 persen suara, kemudian disusul Roy Suryo dari Pertai Demokrat dengan perolehan 3 persen.
Sedangkan posisi pertama ditempati Bambang Soesatyo dari Partai Golkar dengan perolehan 17 persen suara di Pemilu 2019.
Direktur Etos Institute Iskandarsyah di Cafe Up2You, Jakarta, Sabtu (15/9/ 2018), mengatakan, menyusul Bambang Soesatyo, nama Effendi MS Simbolon dari PDI Perjuangan meraih 15 persen suara.
Di urutan ketiga, politikus partai Golkar, Adies Kadir, mendapat 14 persen suara responden. Selanjutnya, Dede Yusuf dari Partai Demokrat dipilih 12 persen responden, Fadli Zon dari Partai Gerindra 11 persen, Michael Watimena dari Partai Demokrat 9 persen.
Politikus Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, berada di urutan ketujuh dengan perolehan 6 persen suara yang akan memilihnya kembali. Kemudian ada nama Okki Asokawati yang kini menjadi politikus NasDem dengan perolehan 5 persen.
Iskandarsyah mengungkapkan, sejumlah alasan responden memilih anggota DPR yang masih menjabat dan layak dipilih kembali, di antaranya 21 persen karena mampu bekerja.
Kemudian, 18 persen karena aspiratif dan dekat dengan rakyat. Selanjutnya, 15 persen karena berani menyatakan pendapat, 14 persen karena suka pada partai politik anggota DPR berasal, 12 persen kerap muncul di media massa, 11 persen berpengalaman, dan 9 persen faktor lain.
Pilihan lebih sering mereka jatuhkan berdasarkan rasionalitas dengan mempertimbangkan faktor portofolio dan track record calon anggota dewan,” kata Iskandarsyah.
Survei ini dilakukan pada 15 Juli-10 Agustus 2018 dengan melibatkan 1.000 responden berusia 17 tahun atau lebih. Etos Institute menggunakan metode multistage random sampling dalam pemilihan sampel dan memperkirakan margin of error sebesar lebih kurang 3 persen, dengan tingkat kepercayaan 90 persen. (pto)











