PALI, Sumselupdate.com – Pelayanan yang buruk Perusahaan Listrik Negara (PLN) terhadap warga di Kabupaten PALI yang mana seringnya terjadi padam listrik dalam satu minggu terakhir menuai kritik pedas sejumlah tokoh masyarakat Bumi Serepat Serasan.
Seperti diutarakan Horizal, tokoh masyarakat Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI. Menurutnya PLN dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat PALI masih belum maksimal, hal itu dikarenakan dalam satu minggu, lampu bisa padam selama tiga hari.
“Inikan bisa menjadi pemicu penurunan ekonomi masyarakat. Kita contoh kan saja usaha foto copy warga yang terpaksa harus menambah modal untuk menghidupkan mesin genset,” tuturnya.
“Kemudian usaha mikro rumah tangga seperti tukang jahit harus tutup akibat mati lampu karena mesin jahitnya dengan tenaga listrik, belum lagi usaha mikro lain. Tentunya, hal ini bisa menjadi penurunan ekonomi masyarakat PALI,” terang Horizal yang ditemui usai menghadiri rapat paripurna DPRD PALI, Senin (17/9/2018).
Lebih lanjut dia meminta agar pemerintah serius menangani hal ini agar tidak berlarut-larut dan menyusahkan masyarakat Kabupaten PALI. “Kami meminta agar benar-benar diperhatikan keluhan masyarakat PALI oleh Pemkab. Karena soal listrik dan air bersih saat ini bisa dikatakan sebagai kebutuhan primer masyarakat. Jadi, kalau sampai permasalahan sering mati lampu dan air mati ini dibiarkan tentunya bisa merusak kondisi sosial masyarakat,” pintanya. (adj)











