Tentang Tes CPNS, Ini Kata Bupati PALI

Senin, 17 September 2018
Heri Amalindo.

PALI, Sumselupdate.com – Terkait bakal dilaksanakannya tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan mulai dibuka pendaftarannya pada 19 September mendatang, Bupati PALI H Heri Amalindo berharap agar 100 persen formasi yang ada di PALI diisi putra-putri asli Kabupaten PALI.

Karena dia menilai kalau yang lulus bukan asli putra daerah Kabupaten PALI sudah tiga tahun, mereka pasti akan mengajukan pindah.

Read More

“Sehingga yang terhambat yakni pembangunan PALI sendiri. Kerja CPNS itu tadi tidak akan maksimal karena konsentrasi kerja akan terbagi, sebentar-sebentar keluar. Tiga tahun sudah mengajukan permohonan pindah. Kalau orang PALI sendiri tentu tidak akan mengajukan permohonan pindah,” terang Bupati usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD PALI, Senin (17/9/2018).

Namun sayang, kebijakan tersebut berasal dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), sehingga kebijakan mengenai peserta yang ikut tes CPNS bisa diikuti oleh seluruh Indonesia. “Jadi kami tidak bisa mengubah kebijakan itu. Karena itu kebijakan dari pemerintah pusat,” tambahnya.

Selain itu, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumsel itu juga mengimbau masyarakat PALI untuk tidak mudah terpengaruh kepada orang yang mengaku bisa meluluskan anaknya dalam tes CPNS.

“Dari dulu sudah saya sampaikan kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dan mudah percaya sama orang bisa masukkan anak kita menjadi PNS dengan menjual kebun atau lain-lain, nilai ujian langsung keluar, jadi hindari budaya sogok menyogok,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten PALI Yukhairudin mengatakan, Kabupaten PALI membuka sebanyak 337 formasi penerimaan calon Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dia mengatakan dari 337 formasi CPNS yang diterima untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI yang terdiri dari tenaga pendidikan, kesehatan dan teknis. Tenaga pendidikan yang lebih banyak formasi‎nya.

“Formasi guru 184, Kesehatan 102 dan teknis 51, sedangkan untuk formasi teknis tidak ada untuk lowongan D3, kecuali D3 kesehatan hewan untuk dua orang, untuk kesehatan masih ada menerima formasi D3,” jelas Yuhok.

Dia mengatakan untuk pengumuman, pendaftaran, di perintah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) 19 September 2018.

Akan tetapi koordinasi dengan BKD Provinsi Sumsel untuk pembukaan secara serentak. “Di rencanakan 19 September 2018 akan di buka pendaftaran di umumkan bupati/wali kota setempat serta koordinasi dengan BKD Provinsi Sumsel,” ujar Yuhok.

Dikatakan Yuhok, untuk pendaftaran akan di buka secara online dengan menyertakan persyaratan foto copy ijazah yang sudah di legalisir, foto copy KTP dan pas foto.

“Setelah mendaftar online, seperti 2014 lalu dilengkapi syarat untuk di kirim BKPSDM PALI, selanjutnya tes CAT secara online,” jelas Yuhok. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts